Suara.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyambangi Kantor Wakil Presiden RI di Jakarta Pusat, pada Selasa (29/10/2024). Meutya mengaku banyak hal yang dibahas dengan Gibran Rakabuming Raka.
Usai bertemu Wapres, Meutya mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas tentang hal-hal terkait kementeriannya.
"Tentunya terkait dengan Komdigi," ujar Meutya singkat.
Meski demikian, politikus Partai Golkar ini enggan membeberkan lebih jauh isi pertemuannya dengan Gibran. Bahkan, dia meminta awak media untuk menanyakan langsung pembahasan dalam pertemuan tersebut kepada Gibran.
Meutya menyebut pertemuannya dengan Wapres berlangsung tertutup.
"Nanti boleh ditanyakan saja kepada Bapak Gibran langsung karena rapat tertutup," ucapnya.
Dalam pertemuan itu, Meutya tampak didampingi oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria.
Selain dengan Meutya, Gibran juga dijadwalkan menerima kunjungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji. (Antara)
Baca Juga: 5 Fakta Graha Saba Buana: Hadiah Jokowi buat Ultah Iriana, Kini Jadi Sumber Kekayaan 'Keluarga Solo'
Berita Terkait
-
Prabowo dan BPJS Kesehatan: Tantangan dan Harapan Atas Kesetaraan Pelayanan
-
Momen Hari Sumpah Pemuda, Begini Seruan Menkomdigi Meutya Hafid ke Kalangan Anak Muda!
-
Akun Fufufafa Komentari soal Najwa Shihab Viral Lagi, Netizen Nyeletuk: Gibran Login?
-
Viral Momen Sakral Penggantian Foto Jokowi-Ma'ruf dengan Prabowo-Gibran Jadi Sorotan
-
5 Fakta Graha Saba Buana: Hadiah Jokowi buat Ultah Iriana, Kini Jadi Sumber Kekayaan 'Keluarga Solo'
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal
-
Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray