Suara.com - Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya menyebut pihaknya berencana memanggil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai dalam rapat dengar pendapat pada Kamis (31/10/2024). Salah satu tujuan pemanggilan ini untuk membahas permintaan Natalius menambah anggaran kementeriannya jadi Rp 20 triliun.
Seharusnya, pemanggilan terhadap Natalius Pigai dilakukan Rabu (30/10/2024) hari ini, tapi ditunda pada Kamis besok. Rapat dengar pendapat bersama Natalius akan dilakukan pukul 10.00 WIB.
"Menteri HAM besok jam 10.00 WIB habis itu Komnas HAM, BPIP besok (Kamis) jam 13.00 WIB," ujar Willy di Gedung DPR RI, Rabu (30/10/2024).
Willy mengatakan, sudah sepatutnya DPR sebagai lembaga yang menjalankan fungsi budgeting dan pengawasan membahas permintaan Natalius itu. Ia ingin tahu apa saja yang menjadi kebutuhan Kementerian HAM dan lembaga lainnya.
"Kita cek ombak kebutuhan beliau apa sih tapi kan tugas kita DPR ini kan pengawas sebagai mitra kerja yang menetapkan anggaran. Kita tanya kebutuhan beliau," kata Willy.
Namun, agenda utamanya dalam rapat dengar pendapat ini adalah perkenalan bersama dengan para menteri baru. Akan dilakukan juga pembahasan berbagai program kementerian ke depannya.
"Kita ingin lihat sejauh apa kesiapan kelemebgaaan institusional lembaga tersebut. Tentu tugas kita lebih dalam kalau hanya merespons hal yang sensasional kita juga melihat kelembagaan ini baru," jelasnya.
"Kita harus melihat strukturisasinya bagaimana tupoksinya supaya tidak overlaping dengan Komnas HAM maka kami undang mereka pagi, maka siangnya baru Komnas (HAM)," tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta pagu anggaran di kementeriannya dirombak. Ia meyakini bahwa akan ada penambahan anggaran untuk kementerian yang dipimpinnya dalam rangka pembangunan HAM di Indonesia, secara fisik maupun nonfisik.
Baca Juga: Lusa Dipanggil, Komisi XIII Usut Omongan Menteri HAM Natalius Pigai soal Permintaan Rp20 Triliun
Natalius Pigai yang ditemui usai acara penyambutan di Kantor Direktorat Jenderal HAM, Jakarta, Senin (22/10/2024) mengaku telah berbicara dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan terkait penambahan anggaran tersebut.
“Pasti akan ada penambahan. Dan saya sudah bicara langsung dengan Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan bahwa kami akan melaksanakan pembangunan HAM, baik fisik dan nonfisik,” kata Pigai sebagaimana dilansir Antara.
Ketika ditanya estimasi dana yang dibutuhkan Kementerian HAM, mantan Komisioner Komnas HAM itu menjawab bahwa kementerian yang ia pimpin ingin anggarannya lebih dari Rp20 triliun.
“Kalau negara punya kemampuan, maunya di atas Rp20 triliun. Dan Pigai bisa bangun, jangan anggap saya remeh. Saya ini orang pekerja lapangan di HAM. Saya bisa kalau negara punya anggaran,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Lusa Dipanggil, Komisi XIII Usut Omongan Menteri HAM Natalius Pigai soal Permintaan Rp20 Triliun
-
Menteri HAM Natalius Pigai Gemar Menghisapnya, Berapa Harga Cerutu 1 Batang?
-
Natalius Pigai PD Masuk Berita Bahasa Inggris, Pandji Pragiwaksono Nyuruh Kursus
-
Permintaan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun Kementerian HAM Tidak Selaras Arahan Presiden untuk Efisiensi
-
Pigai Minta Rp 20 T Buat Kementeriannya, Politisi PDIP Beri Jawaban Menohok: Bahas Dulu Sama Menko-nya
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist
-
KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang
-
Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Sekolah, Kebijakan Pendidikan Ikut Selera Penguasa?
-
Ditemukan Putri Kandung Dalam Kondisi Mengenaskan, Pembunuh WN Korsel di Tambun Akhirnya Tertangkap