Suara.com - Nama Zulkifli Hasan ikut trending topic di media sosial X, setelah Thomas Trikasih Lembong atau yang akrab disapa Tom Lembong ditetapkan tersangka atas kasus dugaan suap impor gula.
Belum lama ini Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Tom Lembong sebagai tersangka. Mantan Menteri Perdagangan itu sudah ditahan selama 20 hari ke depan.
Penetapan tersangka Tom Lembong tersebut mendapat perhatian publik. Bahkan, menjadi pembahasan hangat di X. Sejumlah nama tokoh politik yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan juga ikut diulik, salah satunya Zulkifli Hasan.
Politikus PAN itu pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) periode 2022-2024. Selain Zulkifli Hasan ada nama mantan Mendag 2015-2016 Enggartiasto Lukita, Mendag 2019-2020 Agus Suparmanto, dan Mendag 2020-2022 Muhammad Lutfi yang juga disebut warganet.
Warganet membahas data impor gula di era masing-masing Mendag yang menjabat. Dilihat Suara.com, nama Zulkifli Hasan sudah dibahas 26,6 ribu kali oleh pengguna X per Kamis (31/10/2024) pukul 11.00 WIB.
Karier Zulkifli Hasan
Politikus kelahiran Lampung pada 31 Agustus 1962 ini dikenal sebagai politisi. Dia saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PAN. Akan tetapi, jauh sebelum itu sejumlah profesi pernah dilakukannya.
Mengutip dari laman emedia DPR RI, alumni Universitas Krisnadwipayan itu pernah menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Namun dia memutuskan untuk mengundurkan diri dan memilih terjun di dunia bisnis.
Dia tercatat pernah memimpin sejumlah perusahaan, di antaranya Presiden Direktur PT Batin Eka Perkasa (1988-2004), Presiden Direktur PT Panamas Mitra Inti Lestari (1997-2004), Preisden Direktur PT Sarana Bina Insani (2000-2004), Komisaris PT Hudaya Safari Utama (2000-2006), dan Komisaris Utama PT Batin Eka Perkasa (2004-2005).
Baca Juga: Hartanya Capai Rp 100 Miliar, Tom Lembong Ternyata Tak Punya Rumah dan Mobil, Apa Alasannya?
Sukses di dunia bisnis, pria yang mengambil gelar magister di PPM School of Management itu lantas mencoba karier di politik. Zulkifli Hasan diketahui pernah menjadi Ketua Dewan Tani Nelayan Provinsi Lampung, Wakil Ketua Masyarakat Lampung Sai, Pelopor Persatuan Pemuda Lampung, dan memimpin Institut Buruh Pertanian dan Nelayan Muhammadiyah pada 2000-2005.
Hingga akhirnya pada awal 2000, politikus yang pernah mengenyam pendidikan di SMAN 53 Jakarta itu masuk ke PAN. Di Partai ini kariernya terus melejit. Pada 2004 dia terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009.
Tahun 2005, Zulkifli Hasan diangkat menjadi Sekjen DPP PAN. Kemudian pada 2009, dia diangkat menjadi Menteri Kehutanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II hingga 2014.
Karier politik Zulkifli Hasan setelah itu terus menanjak. Dia terpilih menjadi Ketua Umum PAN pada 2015. Kemudian menjabat Wakil Ketua MPR RI periode 2019-2022.
Pada 2022, Zulkifli Hasan diangkat menjadi Mendag hingga berakhirnya masa jabatan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?