Suara.com - Rombongan kru TVOne yang menaiki mobil jenis Toyota Avanza warna putih terlibat kecelakaan maut di tol Pemalang pada Kamis (31/10/2024) pagi sekitar pukul 06.32 WIB. Mobil itu diduga ditabrak truk ekspedisi nopol AD 9287 NF.
Dalam kecelakaan ini, tiga orang kru TVOne dilaporkan meninggal dunia. Sementara dua lainnya mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Islam Al Ikhlas, Pemalang.
Salah satu korban selamat yakni reporter TVOne, Felicia Amelinda di RSI Al Ikhlas Pemalang mengatakan, sebelum insiden kecelakaan terjadi, mobil yang mereka tumpangi sempat berhenti di rest area tak jauh dari lokasi kejadian.
"(Awalnya) lancar-lancar saja perjalanan, tadi sempat subuhan dulu di rest area, nggak jauh dari TKP itu," ucap Felicia kepada wartawan.
Usai salah Subuh di rest area, menurut Felicia, sopir merasa kaca mobil buram. Kemudian mobil sempat menepi di bahu jalan karena air wiper tidak keluar, maka kaca hendak dibersihkan secara manual.
Di situ, sopir sempat keluar lalu menyiram kaca depan mobil secara manual, lalu tiba-tiba ada truk.
"Pas berhenti pas sopirnya lagi nyiram-nyiram, udah kejadian itu. Aku gak tahu awalnya itu truk, aku baru tahu pas keluar. Iya aku di dalam, di depan, di samping sopir," ujar Felicia.
Dia mengatakan rombongan TVOne saat itu dalam perjalanan ke Lamongan, Jawa Timur untuk peliputan investigasi.
"Tujuan ke Lamongan, kita ada liputan indepth investigasi," katanya.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Kru TVOne Tewaskan 3 Orang di Tol Pemalang
Penjelasan Sementara Polisi
Melansir Antara, Kepala Unit Kecelakaan Kepolisian Resor Pemalang Inspektur Polisi Dua Widodo Apriyanto mengatakan bahwa petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi mengenai kecelakaan itu.
"Ya, ada tiga korban meninggal dunia. Saat ini para korban sudah dibawa ke RSI Pemalang," katanya di Pemalang.
Menurut Widodo, tiga korban meninggal dunia adalah penumpang mobil Avanza berpelat nomor B 1048 DKG yang ditumpangi kru salah satu media televisi nasional.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
Informasi awal, peristiwa kecelakaan itu terjadi saat mobil Avanza yang ditumpangi kru media stasiun televisi nasional TV One melaju dari arah Jakarta menuju Semarang bertabrakan dengan mobil boks AD 2987 NF.
Berita Terkait
-
Kronologi Kecelakaan Kru TVOne Tewaskan 3 Orang di Tol Pemalang
-
Kecelakaan Maut Rombongan TVOne di Tol Pemalang Tewaskan 3 Orang, Begini Kesaksian Felicia Korban Selamat
-
Daftar Nama 3 Korban Tewas Kecelakaan Maut Kru TVOne di Tol Pemalang
-
Mobil Dinas Kadishub Mukomuko Tabrak Pemotor, Tangan Korban Patah dan Keluar Darah dari Telinga
-
Jasa Raharja Ungkap Data Angka Kecelakaan, 76,90 Persen Adalah Pengendara Motor
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM