Suara.com - Sholat Dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang memberikan manfaat begitu besar, mulai dari menambah ketenangan hingga memperlancar rezeki. Umat Muslim bisa membaca beberapa surat yang dibaca saat sholat Dhuha sebagaimana dianjurkan Rasulullah.
Sholat sunnah ini biasa dilakukan di pagi hari, setelah matahari terbit hingga menjelang waktu dzuhur. Banyak ulama menyarankan beberapa surat khusus yang sangat cocok dibaca saat sholat dhuha.
Apa saja surat yang dianjurkan dibaca saat Sholat Dhuha?
Hukum Sholat Dhuha
Dikutip dari buku Sholat Dhuha Dulu, Yuk! yang ditulis oleh Imron Mustofa, hukum sholat dhuha adalah sunnah muakkad. Rasulullah SAW selalu mengamalkan amalan ini selama hidupnya dan sangat menganjurkan umat Islam untuk menjalani ibadah ini.
Sebelum Rasulullah SAW berpulang, ia memberikan wasiat kepada Abu Hurairah Ra agar selalu menjaga sholat dhuha. Abu Hurairah berkata, "Kekasihku, Rasulullah SAW telah berwasiat kepadaku dengan puasa tiga hari setiap bulan, serta dua rakaat Dhuha dan Witir sebelum tidur." (HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud).
Jumlah Rakaat Sholat Dhuha
Menurut para ulama, jumlah rakaat sholat dhuha minimal adalah dua rakaat. Namun, ada perbedaan pendapat mengenai jumlah maksimalnya. Mazhab Syafi’i dan mayoritas ulama berpendapat bahwa maksimal adalah delapan rakaat, bersumber dari riwayat yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah menunaikan sholat dhuha sebanyak delapan rakaat saat pembebasan Makkah, dengan salam setiap dua rakaat.
Ada juga pendapat dari ulama seperti Imam ar-Rafi’i dan Imam ar-Ruyani yang menyebutkan bahwa sholat dhuha bisa dikerjakan hingga dua belas rakaat. Mereka merujuk pada hadits dari Abu Dzar RA, yang menyebutkan bahwa setiap penambahan jumlah rakaat dhuha akan menambah kebaikan dan pahala. Pada akhirnya, sholat dhuha dapat dikerjakan dua, empat, delapan, atau dua belas rakaat sesuai kemampuan dan keikhlasanmu.
Surat yang Dibaca saat Sholat Dhuha
Saat melaksanakan sholat dhuha, ada beberapa surat yang dianjurkan oleh para ulama untuk dibaca, yaitu Ad-Dhuha, Asy-Syams, Al-Ikhlas, dan Al-Kafirun. Namun, menurut Quraish Shihab dalam buku berjudul Panduan Shalat Bersama Quraish Shihab yang diterbitkan oleh Republika pada 2003, membaca surat Al-Quran dalam sholat selain surat Al Fatihah hukumnya sunnah. Jadi, apapun surat yang dibaca maka orang yang membaca surat tersebut sudah menjalankan sunnah.
"Lebih-lebih kalau dia memilih surat yang dibaca Nabi utnuk sholat tertentu, misalnya 'Sabbihisma' untuk rakaat pertama witir dan 'As-Dhuha' untuk sholat dhuha," kata Quraish Shihab.
Baca Juga: Kapan Waktu Akhir Sholat Dhuha? Inilah Keutamaannya
Itulah penjelasan mengenai surat yang dianjurkan dibaca saat sholat Dhuha.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?
-
Menag Ingatkan Perbedaan Pandangan Agama Jangan Jadi Alat Adu Domba Umat
-
PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi
-
Cegah 'Superflu' Sekarang! Dinkes DKI Ajak Warga Jakarta Kembali Perketat Cuci Tangan dan Masker