Suara.com - Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK), mau menjadikan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai stadion kandang utama bagi klub sepak bola Persija Jakarta.
Menurutnya, sampai saat ini stadion berkapasitas 82 ribu orang itu masih belum jadi prioritas untuk laga kandang Persija.
Saat blusukan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (4/11/2024), terdapat permintaan dari warga agar Persija memiliki stadion di Jakarta. RK pun menyatakan bakal memenuhi permintaan itu.
"Ya betul (ada permintaan stadion untuk Persija), saya juga tentunya satu hal yang saya lihat di JIS itu kan Persijanya diperlakukan seperti salah satu customer ya, bukan utama. Ya nanti kita jadikan markas utama," ujar RK di Pasar Tanah Abang, Senin.
Mantan Gubernur Jabar ini merasa kasihan dengan Persija yang harus bermain di luar daerah setiap laga kandang seperti di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat.
"Sekarang Persija kalau bertanding kan Home-nya itu di Jawa Barat Di Bekasi sama Bogor, kan kasihan," jelasnya.
Karena itu, ia bakal melobi PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS agar mengutamakan Persija untuk bermain di stadion yang dibangun di era eks Gubernur Anies Baswedan itu.
"Jadi harusnya di JIS cuman nanti Jakpro-nya kita kondisikan agar menjadikan Persija diutamakan dalam menjadikan markasnya," pungkasnya.
Baca Juga: Kunjungi Jokowi di Solo, RK Dibilang Mulai Tak PD: Pamer Backingan
Berita Terkait
-
Pengamat Sebut Dukungan Projo-Jokowi Bisa Bikin Buntung, Pendukung Anies Jadi Ogah Pilih RK
-
Forkkabi Bulat Dukung RIDO: Tak Ada Calon Lain
-
Terungkap! Nasihat Ridwan Kamil Yakinkan Raffi Ahmad Adopsi Lily
-
Selain Keluarga, Ridwan Kamil Jadi Orang Pertama yang Tahu Nama Lengkap Lily Anak Adopsi Raffi Ahmad
-
Kunjungi Jokowi di Solo, RK Dibilang Mulai Tak PD: Pamer Backingan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian