Suara.com - Moo Deng, seekor bayi kuda nil kerdil dari Thailand telah mengambil peran sebagai seorang nabi, menjelang pemilihan umum AS 2024. Dalam persaingan ketat antara Donald Trump dari Partai Republik dan Kamala Harris dari Partai Demokrat untuk kursi Presiden AS, bayi kuda nil itu memilih Donald Trump sebagai pemenangnya.
Dalam sebuah video viral, sensasi internet Moo Deng dipanggil keluar dari air, dengan makanan sebagai umpan. Bayi kuda nil itu diberi dua semangka dengan nama kandidat tertulis di atasnya.
Ia berjalan langsung ke keranjang buah, yang dibuat menggunakan kulit semangka, untuk pemimpin Republik itu dan menikmatinya sampai habis. Video itu direkam di Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow di Si Racha, Thailand.
Tebakan Moo Deng mendukung semua jajak pendapat dan taruhan. Mantan Presiden Donald Trump memimpin prediksi, terutama di semua tujuh negara bagian yang masih belum jelas arah politiknya, menurut jajak pendapat terbaru AtlasIntel.
Sekitar 49% responden mengatakan mereka akan memilih Donald Trump dalam pemilihan presiden mendatang, jajak pendapat menunjukkan, karena Partai Republik unggul 1,8% suara atas lawannya dari Partai Demokrat Kamala Harris.
Ekonom terkenal Christophe Barraud, yang dikenal sebagai "ekonom paling akurat di dunia", juga telah meramalkan "kemenangan Trump".
Lahir pada bulan Juli 2024, Moo Deng adalah kuda nil selebriti dan sensasi internet, berkat kejenakaannya yang suka bermain-main. Makhluk berukuran kecil itu menjadi viral setelah pawangnya mengunggah video dirinya di TikTok dan Instagram dari rumahnya.
Baru-baru ini ia menarik perhatian netizen dengan "moonwalk"-nya, yang mengingatkan pada gerakan tari ikonik penyanyi-penari Amerika Michael Jackson.
Disebut melalui jajak pendapat publik, nama Moo Deng diterjemahkan menjadi "babi goyang" dalam bahasa Thailand. Ia telah menjadi wajah kuda nil kerdil yang terancam punah. Popularitasnya menyebabkan peningkatan pendapatan kebun binatang sebanyak 4 kali lipat pada awal September.
Baca Juga: Peta Keunggulan Trump dan Harris di 7 Negara Bagian Kunci, dari Nevada hingga Pennsylvania
Tag
Berita Terkait
-
Pilpres AS 2024: PBB Sebut Berdampak Global, Nasib Dunia di Tangan Amerika?
-
Apa Itu Suara Elektoral Pilpres AS? Berikut Penjelasan dan Jumlah yang Dimiliki tiap Negara Bagian
-
Elon Musk Dituding Sebarkan Informasi Menyesatkan Terkait Pemilu AS di X
-
"Tembak Saja Lewat Berita Palsu", Trump Tanggapi Upaya Pembunuhan Terbaru terhadap Dirinya
-
Peta Keunggulan Trump dan Harris di 7 Negara Bagian Kunci, dari Nevada hingga Pennsylvania
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara
-
Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP
-
Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak