Suara.com - Warga di beberapa lokasi mengeluhkan soal sejumlah hal yang berkaitan dengan pelayanan publik di Jakarta Timur. Mulai dari adanya jalan rusak hingga kekurangan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Keluhan ini disampaikan warga saat agenda reses Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, melaksanakan di tiga titik, yaitu RW 001 Pondok Kopi, RW 016 Duren Sawit, dan RW 009 Malaka Jaya, Jakarta Timur, pada Rabu (6/11/2024).
Alia menjelaskan di RW 01 Pondok Kopi, warga banyak mengeluhkan masalah perbaikan infrastruktur jalan dan drainase. Warga. Ia menyebut warga mengeluh lantaran berbagai fasilitas itu sudah lama rusak.
"Saya mendengar keluhan warga dan berkomitmen untuk memprioritaskan pembenahan infrastruktur yang krusial bagi kesejahteraan warga. Selain itu, warga juga meminta peningkatan perhatian terhadap program bantuan sosial untuk keluarga kurang mampu yang belum optimal," ujar Alia kepada wartawan, Kamis (7/11/2024).
Sementara itu, di lingkungan RW 09 Malaka Jaya, warga menyampaikan keluhan soal program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang perlu ditingkatkan.
"Saya juga membantu warga agar peserta KJP direalisasikan dan bantu mendorong agar program KJP ini tidak dihapus dan dilanjutkan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Alia mengaku akan memperjuangkan aspirasi warga ini. Ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membantu penyelesaian masalah warga.
"Reses bukan hanya kegiatan rutin, melainkan tanggung jawab untuk memperbaiki kehidupan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan mewujudkan Jakarta yang lebih baik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Sebut Eks Menteri Wajib Diperiksa Kasus Judol Pegawai Komdigi, Budi Arie Bilang 'Jangan Kasih Kendor'
-
Jaksa Kasus Tom Lembong Ngaku Beli Jam Rp4 Juta di Pasar, Youtuber Ini Colek Abdul Qohar: Saya Bayarin Rp20 Juta, Boleh?
-
Walhi Curiga Pemprov Jakarta Sengaja Membiarkan Masalah Sampah Terus Terjadi: Ada Proyek di Sana, Mereka Untung
-
Caleg PSI Senggol Adian Napitupulu Yang Disebut Berjuang Untuk Rakyat, Publik: Isi Otak Bro Ron Cuma Jalan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK