Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka layanan pengaduan 'Lapor Mas Wapres'. Layanan itu diperuntukan kepada masyarakat yang ingin membuat aduan terkait sejumlah persoalan yang dialami.
Lantas apakah pembukaan layanan 'Lapor Mas Wapres' tersebut telah dikoordinasikan Gibran dengan pihak Istana Kepresidenan atau dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto?
Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi memberikan tanggapan.
Meski tidak secara lugas apakah sudah ada komunikasi anatara Gibran dan Prabowo soal layanan pengaduan tersebut, Hasan menegaskan bahwa Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran merupaksan satu kesatuan.
"Presiden dan wakil presiden itu suatu kesatuan," kata Hasan kepada Suara.com, Senin (11/11/2024).
Diketahui layanan pengaduan 'Lapor Mas Wapres' resmi dibuka hari ini. Layanan tersebut membolehkan masyarakat datang langsung ke Istana Wakil Presiden di Jalan Kebon Sirih No. 14, Jakarta Pusat.
Sebelumnya pengumuman mengenai adanya layanan pengaduan tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadi Gibran. Gibran mengunggah poster bergambar karikatur wajahnya.
"Kepada yang saya cintai, seluruh warga negara Indonesia, Mulai besok, kami akan membuka pengaduan dari masyarakat Indonesia secara terbuka untuk umum. Bapak Ibu dapat langsung datang ke Istana Wakil Presiden ya," tulis Gibran pada caption postingannya dikutip Senin (11/11/2024).
Sebelumnya, Gibran pernah membuka layanan serupa saat menjabat Wali Kota Surakarta dengan nama "Lapor Mas Wali".
Baca Juga: Soroti Kekerasan Terhadap Guru, Wapres Gibran: Jangan Ada Lagi Kriminalisasi!
Terima 55 Aduan
Sebanyak 55 orang mendatangi Istana Wakil Presiden (Wapres) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, untuk mengikuti layanan "Lapor Mas Wapres" di hari pertama program ini dilaksanakan, Senin (11/11/2024). Mereka mengadukan beragam masalah dari berbagai wilayah.
Deputi Administrasi Sekretariat Wakil Presiden RI, Sapto Harjono, mengatakan, sebenarnya pihak Setwapres membatasi 50 aduan untuk hari pertama ini. Hal ini berdasarkan kapasitas posko dan kemampuan melayani pengadu dari pukul 08.00 WIB sampai selesai.
"Kami sudah simulasi kemarin bersama tim setwapres bahwa kami sudah ukur per orang tuh di meja layanan berapa menit prosesnya dari mulai dari depan tadi dan keliatannya waktu idealnya itu mencakup 50 orang lebih pengadu," ujar Sapto di Istana Wapres.
Posko pengaduan di Istana Wapres telah ditutup pukul 13.00 WIB, total pengadu yang datang ada 55 orang.
"Namun demikian kami tetap membuka kesempatan kiranya jam layanan masih ada waktu pukul 13.00 ada toleransi," lanjut Sapto.
Berita Terkait
-
Surat Keluhan Saat Jadi Wali Kota Solo Dicueki Nadiem, Gibran Blak-blakan Carut-marut Sistem Zonasi
-
Perbandingan Posko Lapor Mas Wapres Gibran vs Pengaduan di Jakarta Era Ahok: Efektif Selesaikan Masalah Rakyat?
-
Wapres Gibran Rakabuming Buka Layanan Pengaduan Masyarakat Via WhatsApp, Netizen Ragu
-
Total 55 Pelapor di Hari Pertama Gibran Buka Posko "Lapor Mas Wapres", Setwapres Tak Beberkan Detail Laporan Masyarakat
-
Gibran Minta Ada Pelajaran Coding dan AI Diajarkan Mulai SD, Mendikdasmen Siapkan Pembaharuan Kurikulum
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti