Suara.com - Pernikahan yang seharusnya menjadi hari paling bahagia dalam hidup Kalina Marie berubah menjadi mimpi buruk yang tak terduga. Alih-alih disambut oleh keramaian teman dan keluarga, ia dan suaminya, Shane, melangkah masuk ke aula resepsi yang sepi dengan dekorasi megah tetapi hanya diisi oleh segelintir tamu.
Marie, yang telah merencanakan pernikahan bertema masquerade ball selama sepuluh bulan terakhir, mengabadikan momen tersebut dalam sebuah video emosional yang diunggah ke media sosial. Dalam video itu, Marie dan Shane berjalan berpegangan tangan dengan ekspresi kecewa, sementara hanya beberapa tamu yang bertepuk tangan menyambut mereka.
"When I Look at You" milik Miley Cyrus mengiringi langkah mereka, memberikan sentuhan dramatis pada suasana yang pilu.
“Bola topeng yang sudah saya bicarakan selama sepuluh bulan terakhir. Bola yang sama yang saya undang lebih dari 75 orang secara digital dan bahkan mengeluarkan biaya untuk mengirim 25 undangan fisik yang indah,” tulis Marie dalam keterangan unggahannya.
"Hanya LIMA ORANG YANG HADIR!!!!" tegasnya.
Pasangan yang telah bersama selama sembilan tahun itu mengumumkan tanggal pernikahan mereka pada Januari dan sangat menantikan hari istimewa tersebut. Namun, harapan mereka hancur ketika aula yang dirancang untuk 40 orang terlihat hampir kosong.
“Undangan bilang pukul 1 siang. Ibuku mengirimi pesan pada pukul 1:15 siang, mengatakan bahwa belum ada yang datang. Kami akhirnya tiba pukul 2 siang, hanya menemukan lima orang di sana,” tambah Marie.
Meski merasa patah hati dan bingung, Marie berusaha bangkit dari kekecewaannya. Ia dan Shane menuju lantai dansa untuk melakukan tarian pertama mereka, mencoba menikmati momen yang masih bisa diselamatkan. Beberapa tamu yang hadir bergabung dengan mereka, berusaha menciptakan suasana yang lebih hidup meski tamu undangan sangat minim.
Marie mengaku merasa malu dan bertanya-tanya apa yang telah dilakukannya hingga tak layak mendapatkan kehadiran orang-orang terdekatnya.
Baca Juga: Viral Pengantin Akad Nikah Pakai Green Screen: Ngakak! Ijab Kabul di Bulan
"Ini membuatku berpikir, kenapa? Apa yang kami lakukan? Apakah aku seburuk itu? Apa yang suamiku lakukan sampai pantas diperlakukan seperti ini? Mengapa kami tidak cukup berarti bagi mereka untuk datang?" ungkapnya penuh haru.
Beberapa hari setelah kejadian tersebut, Marie memberikan pembaruan di media sosial. Ia mengakui bahwa ia dan Shane masih “merasa sedikit malu dan berusaha melewati tahap-tahap kesedihan,” sambil mengakui bahwa rasa marah juga masih ada.
Meski hari pernikahan mereka tak berjalan seperti yang diharapkan, pasangan ini berusaha untuk menerima dan melanjutkan hidup, dengan keyakinan bahwa cinta mereka adalah yang terpenting.
Berita Terkait
-
Viral Pengantin Akad Nikah Pakai Green Screen: Ngakak! Ijab Kabul di Bulan
-
4 Cara Pengantin Pakai Sunscreen di Hari Pernikahan, Shining Shimmering Splendid
-
Digelendoti Irish Bella, Sikap Haldy Sabri Jadi Perbincangan Netizen
-
Viral Pengantin Tinggalkan Resepsi Pernikahan Demi Ikut Tes CPNS
-
Manisnya Pevita Pearce yang Janji Mau Pijat Wajah Suami Setiap Malam, Netizen: Pengantin Baru Emang Gitu
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat
-
Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan
-
Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong
-
Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?
-
Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?
-
Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara
-
Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang
-
Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut
-
Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia
-
Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim