Suara.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Jawa Barat tidak disangka malah memerintahkan ratusan orang untuk pergi ke destinasi wisata Internasional, Bali, di tengah maraknya rumah rusak akibat bencana alam.
Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri bahkan belum mengetahui pasti tujuan Workshop yang dilakukan anak buahnya itu (Dinsos).
Sebab, dia masih berkata 'mungkin' saat ditanya etika bepergiannya ratusan orang ke Bali di Tengah masyarakat yang ketakutan rumahnya terkena bencana hujan dan angin kencang setiap harinya.
Ia menduga, kegiatan Workshop ke Bali itu sudah direncanakan jauh-jauh hari. Sehingga, bukan bermaksud untuk tidak empati pada para korban bencana alam yang setiap hari rumahnya hancur.
"Mungkin itu sudah direncanakan sebelumnya, mungkin dah dari jauh-jauh hari," singkat dia, Selasa 12 November 2024.
Namun anehnya, Workshop Dinas Sosial Kabupaten Bogor itu mencatut tema 'Workshop Manajemen Psikososial Bagi Korban Bencana' .
Dari Surat Tugas Dinas Sosial yang diterima media, setidaknya ada 133 orang yang ditugaskan oleh Kepala Dinas Sosial, Farid Ma'ruf untuk bepergian ke destinasi wisata Internasional itu.
Mereka diantaranya Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping PKH, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3), dan LK2S.
Perlu diketahui, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor tengah melakukan 'jalan-jalan' ke Bali itu viral di berbagai grup WhatsApp, kini menjadi perhatian banyak pihak.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Baca Juga: Punya Investasi di Lido City Bogor, Keluarga Donald Trump Tertarik Kembangkan Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!