Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menanggapi rencana DPR untuk melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
Peneliti Divisi Hukum ICW Diky Anandya mengatakan pihaknya berharap agar DPR tidak memprioritaskan calon yang berasal dari lembaga penegak hukum lain.
“Tidak ada satupun ketentuan dalam UU KPK yang menyebutkan bahwa komposisi pemimpin harus diisi oleh orang yang berlatarbelakang sebagai APH,” kata Diky kepada wartawan.
Dia menilai pimpinan KPK dan anggota Dewas KPK yang berasal dari lembaga penegak hukum lainnya berpotensi memunculkan loyalitas ganda.
“Sebab, kondisi itu juga akan membuat masalah loyalitas ganda di KPK semakin besar,” ujar dia.
Lebih lanjut, Diky juga menyebut ICW mengharapkan DPR bisa benar-benar menguji kompetensi dan rekam jejak capim KPK dan calon anggota Dewas KPK.
“Agar dapat menghasilkan pimpinan yang berintegritas dan mampu menjadi jawaban untuk memulihkan muruah KPK,” tandas Diky.
Sekadar informasi, Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin rapat persiapan pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test capim KPK dan calon anggota Dewas KPK periode 2024-2029.
Rapat konsultasi antara pimpinan DPR dengan pimpinan Komisi III DPR ini digelar tertutup di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (15/11/2024).
Fit and proper test ini akan diselenggarakan oleh Komisi III sebagai mitra lembaga antirasuah pada 19-21 November 2024.
Berita Terkait
-
Tangis Pecah! Penyesalan Ira Maria Biarkan Anaknya Menggonggong di Depan Ivan Sugianto: Saya Ketakutan dan Panik
-
Post Power Syndrome? Jokowi Disindir Gak Punya Malu karena Masih Ikutan Kampanye Pilkada: Cawe-cawe Sepanjang Masa
-
Baru 59 Anak Buah Prabowo Setor LHKPN ke KPK, 50 Lagi Belum Lapor, Kenapa?
-
Ultimatum Raffi Ahmad Segera Setor LHKPN, KPK Ingatkan juga Nagita Slavina: Boleh Terima Endorsement, Asal...
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman