Suara.com - Sholat dhuha adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Melaksanakan sholat dhuha dipercaya dapat membawa keberkahan rezeki dan ketenangan hati bagi yang mengerjakannya. Tidak hanya itu, sholat ini juga merupakan sunnah yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW, sehingga menjalankannya memberi peluang bagi kita untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
Sholat dhuha bisa dilakukan dengan jumlah rakaat yang fleksibel, mulai dari dua hingga 12 rakaat, tergantung keinginan dan kemampuan masing-masing. Bagi kamu yang memilih melaksanakan sholat dhuha empat rakaat dengan dua kali salam, artikel ini akan memandu kamu mulai dari niat hingga tata caranya.
Jika kamu penasaran tentang tata cara serta bacaan yang perlu dibaca dalam sholat dhuha empat rakaat dua kali salam, berikut ini panduan lengkapnya agar kamu bisa melaksanakannya dengan tepat dan khusyuk.
Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat 2 Kali Salam
Untuk melaksanakan sholat dhuha empat rakaat, kamu bisa membaginya menjadi dua kali salam, yang artinya sholat dhuha ini dilakukan dua rakaat terlebih dahulu, salam, kemudian dilanjutkan dua rakaat lagi. Berikut adalah niat yang bisa kamu lafalkan di dalam hati:
Niat Sholat Dhuha Dua Rakaat Pertama
"Ushalli sunnatad dhuha rak‘ataini lillahi ta‘ala."
Artinya: “Aku berniat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Dhuha Dua Rakaat Kedua
"Ushalli sunnatad dhuha rak‘ataini lillahi ta‘ala."
Artinya tetap sama, yaitu untuk melaksanakan sholat dhuha dua rakaat kedua. Niat ini sebaiknya dibaca dalam hati saat kamu mengangkat tangan untuk takbiratul ihram.
Tata Cara Sholat Dhuha 4 Rakaat 2 Kali Salam
Sholat dhuha empat rakaat dengan dua kali salam ini bisa kamu ikuti sesuai dengan urutan berikut:
Baca Juga: Tuntunan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Dhuha Sesuai Sunnah
1. Berdiri menghadap kiblat dan lakukan takbiratul ihram.
2. Bacalah niat sholat dhuha dalam hati.
3. Baca doa iftitah setelah takbiratul ihram.
4. Baca surat Al-Fatihah diikuti dengan surat pendek pilihan, misalnya Asy-Syams atau Al-Kafirun pada rakaat pertama.
5. Lanjutkan gerakan dengan rukuk, iktidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
6. Pada rakaat kedua, ulangi bacaan Al-Fatihah dan surat pendek pilihan, kemudian selesaikan rakaat tersebut hingga salam.
7. Setelah salam, kamu bisa melanjutkan untuk dua rakaat berikutnya dengan langkah yang sama, diakhiri dengan salam.
Surat yang Dibaca untuk Sholat Dhuha
Untuk memperindah sholat dhuha, terdapat beberapa surat pendek yang disarankan untuk dibaca. Pada rakaat pertama, disarankan membaca surat Asy-Syams (Was-syamsi wa dhuhaaha), dan pada rakaat kedua membaca surat Al-Kafirun (Qul ya ayyuhal kafirun). Kamu juga bebas membaca surat lain yang kamu hafal, asalkan tetap sesuai dan dibaca dengan penuh kekhusyukan.
Itulah bacaan niat sholat Dhuha 4 rakaat 2 kali salam lengkap dengan tata cara dan surat yang dibaca.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Legislator DPR Bela Pandji: Kritik Komedi Itu Wajar, Tak Perlu Sedikit-sedikit Lapor Polisi
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Giliran PBNU Tegaskan Pelapor Pandji Pragiwaksono Bukan Organ Resmi: Siapa Mereka?
-
Polemik Batasan Bias Antara Penyampaian Kritik dan Penghinaan Presiden dalam KUHP Baru
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?
-
Menag Ingatkan Perbedaan Pandangan Agama Jangan Jadi Alat Adu Domba Umat
-
PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi
-
Cegah 'Superflu' Sekarang! Dinkes DKI Ajak Warga Jakarta Kembali Perketat Cuci Tangan dan Masker