Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memantau laga Tim Nasional Indonesia melawan Jepang pada laga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melalui telepon genggam, di sela kunjungan kenegaraan ke Peru, Jumat (15/11/2024) malam.
Momen tersebut dibagikan melalui akun media sosial Instagram pribadi @prabowo yang dipantau di Jakarta, Jumat malam.
Dalam unggahannya tertulis deskripsi "Semangat Garuda" dan emoticon bendera Merah Putih.
Prabowo tampak mengenakan jaket dan topi berwarna biru gelap.
Adapun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak putranya Jan Ethes Srinarendra untuk menyaksikan secara langsung pertandingan timnas sepak bola Indonesia melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Wapres yang mengenakan pakaian kemeja putih lengan pendek dan celana panjang berkelir cokelat tiba pukul 19.11 WIB melalui pintu VVIP yang berada di lobi barat SUGBK, bersama sang putra Jan Ethes.
Gibran tampak menumpang mobil Toyota Innova Zenix Hybrid berwarna putih.
Sejumlah pejabat terlihat hadir, antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan.
Sebelumnya, Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong meminta para pemain asuhannya menampilkan permainan yang tidak akan disesali, saat menjamu Jepang di pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Jumat.
Baca Juga: Target Ambisius Prabowo: Indonesia Incar 100 Persen Energi Bersih dalam Beberapa Tahun
Dengan perbedaan peringkat FIFA yang seperti langit dan bumi antara Jepang dan Indonesia, pelatih Shin meminta hal itu tidak menjadi tambahan beban bagi skuad Garuda.
“Pastinya besok akan menjadi pertandingan yang sangat sulit bagi kami, saya dan para pemain, tetapi ingin menjadikan pertandingan ini pertandingan yang tidak disesali. Kalau kita memang melakukan seperti itu, hasil pertandingan tidak ada yang tahu, itulah rencana permainan dari saya,” kata Pelatih Shin pada jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (14/11) malam. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Aksi Zion Suzuki Gagalkan Peluang Ragnar Jadi Kunci Jepang Tekuk Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Tampil Buruk saat Kalah 0-4 dari Jepang
-
3 Pemain Timnas Indonesia Tampil Luar Biasa Meski Kalah dari Jepang
-
Gaya Rafathar and The Genk Mau Nonton Timnas Disorot: Anak-Anak Orang Kaya
-
Berapa Tinggi Ole Romeny? Makin Santer Bergabung Timnas Indonesia Usai Terlihat di SUGBK
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu