Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan miliarder Elon Musk sedang menggulir ponselnya dan tertawa selama sebuah acara di New York menjadi topik pembicaraan di media sosial.
Video tersebut direkam saat Musk duduk tepat di sebelah Presiden terpilih AS Donald Trump dalam pertarungan kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC) pada hari Sabtu.
Saat acara yang sangat meriah itu berlangsung, kepala Tesla (dan yang akan segera menjadi kepala Departemen Efisiensi Pemerintah AS atau DOGE) terlihat tertawa terbahak-bahak saat menggulir ponselnya. Banyak pengguna media sosial mengatakan orang terkaya di planet ini menikmati meme.
Saat membagikan ulang unggahan tersebut di linimasanya sendiri, Musk berkomentar, "Saya menonton diri saya sendiri menonton ini!" Video tersebut juga memperlihatkan Trump memberi isyarat kepada Musk, mendorongnya untuk fokus pada pertarungan.
Klip dan komentar Musk tersebut segera mengumpulkan ribuan tanggapan di X (platform yang dibelinya pada tahun 2022).
"Orang ini membeli Twitter karena dia bosan. Karena dia tidak punya kapal pesiar dan jetnya kecil. Tidak ada rumah mewah yang aneh. Apa lagi? Hanya video game dan meme. Sampai seseorang memprovokasi dia ke dunia politik," komentar seorang pengguna.
"Saya senang melihat Elon bahagia, jika kita bisa membuatnya tertawa dengan beberapa meme setelah semua yang dia alami hanya karena mencoba membuat dunia dan Barat menjadi lebih baik, itu luar biasa," kata yang lain.
"Bahahaha.. dia mungkin akan melawan Zuck pada akhir malam ini," kata pengguna ketiga.
Musk menemani Trump, kepala eksekutif UFC Dana White, dan Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard, artis country rock Kid Rock, RFK Jr, dan lain-lain. Putra Tn. Trump, Eric dan Don Jr juga hadir di antara penonton untuk pertarungan tersebut.
Baca Juga: Donald Trump Tunjuk CEO Grup Jasa Ladang Minyak Jadi Menteri Energi AS
Setelah Jon Jones mempertahankan gelar kelas beratnya dengan technical knockout di ronde ketiga melawan sesama warga Amerika Stipe Miocic di pertandingan utama, petarung itu merayakan kemenangannya dengan tarian khas Trump 'YMCA'.
Berita Terkait
-
Lebih dari Sekadar Aborsi: Kebijakan Trump Bisa Picu Krisis Kesehatan Global
-
"Pembunuh Hewan & Kriminal Seksual": SNL Ejek Pilihan Kabinet Trump!
-
Abaikan Trump! Iran-China Perkuat Hubungan Strategis 25 Tahun
-
Harga Bitcoin Diprediksi Anjlok ke US$84.501, Tren Bullish Berakhir?
-
Donald Trump Tunjuk CEO Grup Jasa Ladang Minyak Jadi Menteri Energi AS
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel