Suara.com - Tor Wennesland yang merupakan Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, mengingatkan bahwa krisis kemanusiaan di Gaza berpotensi menjadi bencana seiring dengan datangnya musim dingin.
Dalam laporan kepada Dewan Keamanan PBB pada hari Senin, Wennesland menyampaikan kondisi kritis di Gaza, terutama di utara, di mana terjadi pengungsian massal dan kerusakan luas yang melanggar hukum kemanusiaan internasional.
"Kami menghadapi mimpi buruk yang disebabkan oleh teror dan kesedihan yang melampaui batas," ujarnya, menambahkan bahwa konflik Israel dan kampanye penghancuran telah menyebabkan banyak kematian di kalangan rakyat Palestina.
Wennesland juga mengangkat isu Lebanon, menyatakan bahwa ketegangan bersenjata selama setahun di sepanjang garis biru antara Israel dan Hezbollah telah bertransformasi menjadi perang total.
Ia kembali mendesak adanya gencatan senjata segera di Gaza dan dorongan diplomatik yang berkelanjutan untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut, termasuk di Lebanon, dengan penegakan penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
Terkait dengan hukum baru Israel terhadap Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), Wennesland memperingatkan bahwa struktur yang mendukung rakyat Palestina dan pembentukan negara Palestina kini berada dalam bahaya pembubaran. Ia menilai bahwa situasi ini dapat memperburuk keadaan di wilayah yang terjajah.
Serangan Israel tidak hanya terfokus pada Gaza, tetapi juga meluas ke Tepi Barat, Lebanon, dan area lainnya, didukung sepenuhnya oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat yang telah membentuk rezim tersebut di wilayah yang diduduki. (Antara)
Berita Terkait
-
Gaza Dilanda Krisis: Konvoi Bantuan Pangan Dijarah, Situasi Kemanusiaan Makin Memburuk
-
Serangan 'Operasi Bunuh Diri' Hamas di Tel Aviv Tewaskan Satu Orang, Ditengah Upaya Gencatan Senjata
-
Israel Dituduh Genosida, Palestina Salahkan AS atas Krisis Gaza
-
Desak Lakukan Penyelidikan, Paus Fransiskus Sebut Israel Lakukan Genosida di Jalur Gaza
-
Peningkatan Jamaah Umrah di Akhir Tahun karena Musim Dingin, Ini Hal yang Perlu Dipersiapkan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk
-
Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini