Suara.com - Presiden Prabowo Subianto baru saja menjalankan tugas dan kunjungan ke beberapa negara, termasuk menghadiri KTT G20 yang diselenggarakan di Rio de Janeiro, Brasil, 18-19 November 2024.
Meski terhitung baru mengemban jabatan sebagai Presiden RI, Prabowo Subianto mendapat sambutan yang sangat hangat dari para kepala negara maupun kepala pemerintahan yang ia temui.
Dalam video yang beredar, tampak Presiden Prabowo berinteraksi dengan sejumlah pemimpin dunia, mulai dari Presiden Prancis Emmanuel Macron hingga Presiden Turki Reccep Tayyip Erdogan.
Disamping pertemuan dengan para pemimpin dunia di KTT G20, Presiden Prabowo Subianto juga menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).
Dalam kunjungannya ini, Presiden Prabowo Subianto disambut dengan sangat baik. Setelah mendapat sambutan dari para pejabat Persatuan Emirat Arab, ia kemudian diantar menggunakan mobil mewah untuk menuju lokasi pertemuan kenegaraan.
Mobil tersebut berwarna putih dengan bentuk yang panjang serta desain yang sangat mewah dengan bendera merah putih terpasang di bagian depan.
Disebutkan juga bahwa dalam setiap kunjungan kenegaraan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, ia selalu disediakan kendaraan mewah berwarna putih, sesuai dengan warna kegemarannya.
Pertemuan digelar di Qasr Al Watn, Abu Dhabi saat Prabowo melakulan kunjungan kenegaraan, Sabtu (23/11/2024). Pertemuan bilateral tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kedua negara yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Baca Juga: Potret Kunjungan Prabowo ke Inggris, Penampilan Mayor Teddy cs ala Peaky Blinders Bikin Salah Fokus
MBZ menyampaikan apresiasi atas kunjungan Prabowo beserta delegasi ke PEA. Ia menegaskan pentingnya hubungan bilateral yang telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama pembangunan.
“Hubungan kita bukan baru dimulai hari ini. Kita sudah saling mengenal sekian tahun, dan saya bangga dengan hubungan ini. Insyaallah, hubungan ini semakin membaik dan berkembang bagi kedua bangsa dan negara di tahun-tahun mendatang,” kata MBZ.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Bertolak ke Tanah Air, Ini Hasil Kesepakatan Bilateral dengan MBZ di Abu Dhabi
-
Cek Fakta: Benarkah Presiden Prabowo Mewacanakan Wajib Militer bagi Anak Muda?
-
Seharga Raize tapi Mesin Sekelas Innova: Yuk Simak Pesona Toyota Frontlander
-
Masa Depan Suram? Nissan PHK Ribuan Karyawan di Tengah Krisis
-
Potret Kunjungan Prabowo ke Inggris, Penampilan Mayor Teddy cs ala Peaky Blinders Bikin Salah Fokus
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex