Suara.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggelar diskusi besar pada Minggu (24/11/2024) yang dihadiri kurang lebih 300 dokter se-Bumi Tegar Beriman.
Pada acara pertemuan Kapita Selekta VI di Hotel Dermawan Park Sentul itu, IDI membahas soal peningkatan kapasitas dokter yang tentunya bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
Tak hanya itu, Kapita Selekta VI juga fokus pada pembahasan soal penanganan kasus-kasus darurat yang bisa ditangani secara cepat semua dokter dan tenaga medis di Kabupaten Bogor.
Program Kapita Semesta VI IDI Bogor juga bertujuan agar para dokter lebih mengupdate ilmunya.
Dalam seminar tersebut, para dokter membahas berbagai strategi dan solusi untuk mengatasi masalah pelayanan yang tentunya selalu menjadi sorotan masyarakat.
Dalam pertemuan ini juga, IDI Bogor mempersiapkan program Pemerintah Pusat untuk penangan Stunting, mulai dari pencegahan hingga penanganan.
CEO PT. Yamaha Prihatin Motor Group, Hengky Susanto yang turut hadir dalam acara tersebut sekaligus pendukung terlaksananya Kapita Semesta VI memberikan apresiasi atas upaya IDI dalam mengatasi hingga memperbaiki pelayanan kesehatan masyarakat.
"Saya mengapresiasi IDI, karena merupakan petugas garda terdepan dalam menuntaskan masalah kesehatan dimasyarakat” katanya.
Hengky Susanto satu-satunya pengusaha itu menyampaikan komitmen, bahwa perusahaannya akan mendukung program-program IDI kedepan.
Baca Juga: Adu Pendidikan Dokter Richard Lee vs Dokter Detektif, Ada Kemiripan?
Hengky sapaan akrabnya juga memberikan harapan IDI Kabupaten Bogor lebih baik lagi dalam segi pelayanan kepada masyarakat.
"Kami berharap kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan tenaga medis dapat memberikan dampak yang signifikan dalam mengatasi masalah stunting di Indonesia," ujarnya.
"Apalagi Kabupaten Bogor dengan populasi penduduk terbanyak di Indonesia 5.6 juta, tentu perlu kerja keras, kebersamaan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat," sambungnya.
Sekedar informasi, pada acara tersebut turut hadir Ketua IDI Jawa Barat, Dr. Moh. Luthfi, Ketua IDI Kabupaten Bogor, Dr. Kornadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Mengenal 'Pasukan Siluman' Unit NOPO, Sang Penjaga Nyawa Mojtaba Khamenei
-
Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng
-
Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara
-
Komisi XIII DPR: Percuma Ada Polisi Jika Tak Mampu Ungkap Motif Penyerang Andrie Yunus
-
Aksi Joget Donald Trump di Tengah Perang Viral, Gesturnya Tuai Kritikan Tajam
-
Resmi Dibeli Indonesia, Ini Spesifikasi Mengerikan Rudal Supersonik BrahMos
-
Kompolnas Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Ancaman Demokrasi
-
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!