Suara.com - Penasaran, bagaimana hasil hitung cepat quick count Pilkada 2024? Menurut regulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), pengumuman hasil quick count dapat dilakukan dua jam setelah proses pemungutan suara selesai di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jadi, hasil quick count untuk Pilkada 2024 akan mulai tersedia pada hari ini, Rabu, 27 November 2024, sekitar pukul 15.00 WIB.
Quick count merupakan salah satu metode survei yang digunakan untuk memperkirakan hasil pemilu. Prosesnya melibatkan perhitungan persentase suara di sejumlah TPS yang dipilih secara acak berdasarkan metode statistik. Selanjutnya, data hasil penghitungan suara dikirimkan ke pusat sistem pengolahan data.
Setelah data tersebut dikumpulkan dan diproses, hasil akhir pemilu dapat diketahui beberapa jam setelah pemungutan suara selesai.
Di Indonesia, quick count sering digunakan sebagai pelengkap dari penghitungan manual yang dilakukan oleh KPU. Dalam setiap provinsi, sebanyak 400 TPS akan dipilih secara acak menggunakan metode acak sistematik berdasarkan daftar pemilih tetap yang diterbitkan oleh KPU setempat.
Pada hari pemungutan suara, petugas yang ditempatkan di TPS terpilih akan mendokumentasikan hasil penghitungan suara dan segera melaporkannya melalui aplikasi ke pusat data. Data yang diterima akan langsung diproses di pusat data yang terletak di Jakarta untuk kemudian diumumkan kepada masyarakat secara cepat dan akurat.
Link Hitung Cepat Quick Count Pilkada 2024
Berikut ini adalah link atau tautan untuk melihat hasil quick count Pilkada 2024 di Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan berbagai provinsi lainnya:
- Fixpoll: https://fixpoll.id/
- Indikator: https://indikator.co.id/
- Populi Center: https://populicenter.org/
- Pandawa Research: https://www.pandawa.id/
- Voxpol Center: https://www.voxpolcenter.com/
- Charta Politika: https://www.chartapolitika.com/
- Lembaga Survei Indonesia: https://www.lsi.or.id/
- Poltracking: https://poltracking.com/quick-count/
- Kompas: https://pemilu.kompas.com/quickcount
Anda dapat mengakses hasil quick count Pilkada 2024 untuk berbagai wilayah, baik provinsi, kota, maupun kabupaten, dengan memilih menu wilayah di bagian kiri atas laman tersebut.
Perlu diingat bahwa hasil quick count bukanlah hasil resmi. Penetapan hasil resmi tetap menunggu proses penghitungan manual yang dilakukan oleh KPU.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Baca Juga: Update Hasil Quick Count Litbang Kompas: Suara Masuk 86 Persen, Pramono-Rano Unggul 49,51%
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital