Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, secara resmi memberikan pengampunan kepada putranya, Hunter Biden, terhadap dua tuduhan kriminal yang dianggapnya bermotif politik, menurut pernyataan dari Gedung Putih.
Dalam pernyataannya, Biden menyatakan, "Hari ini, saya menandatangani pengampunan untuk anak saya, Hunter."
Biden menegaskan bahwa sejak awal masa jabatannya, ia berkomitmen untuk tidak turut campur dalam proses pengambilan keputusan di Departemen Kehakiman AS dan tetap berpegang pada komitmen tersebut, meskipun putranya "tuntut secara tidak adil dan diskriminatif."
"Orang-orang yang berpikiran jernih yang menyaksikan fakta-fakta dalam kasus Hunter akan sampai pada kesimpulan bahwanya Hunter dituntut semata-mata karena ia adalah anak saya, dan ini adalah sebuah kesalahan," ujarnya.
Biden melanjutkan, "Ketika mereka berupaya menghancurkan Hunter, mereka juga berupaya menghancurkan saya, dan tidak ada alasan untuk meyakini bahwa mereka tidak akan melakukannya lebih jauh."
Di samping itu, Biden menyatakan bahwa Hunter telah tobat dari alkohol selama "lima setengah tahun". Ia juga menambahkan bahwa keputusan untuk mengampuni Hunter ditentukan pada akhir pekan lalu, dan tidak ada alasan untuk menunda pengampunan tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Tingkat Kepuasan Publik terhadap Hasil Pilkada, Antara Harapan dan Realita
-
Suka Blusukan dan Bagi-bagi Sembako, Said Didu Samakan Politik Gibran dan Jokowi: Skenario Oligarki!
-
Dilema! Kemenangan Tipis Menjadi Tantangan Legitimasi Politik dalam Pilkada
-
Makjleb! Ma'ruf Amin Sentil Kiai karena Tak Lagi Sadar Politik: Sekarang Lebih Penting Jampi-jampi
-
Golput dan Krisis Kepercayaan Politik: Benarkah Rakyat Sudah Menyerah?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender