Suara.com - Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono dicecar sejumlah anggota Komisi I DPR RI soal disebut adanya MoU atau kerja sama terkait wilayah Laut China Selatan dalam Rapat Kerja perdananya bersama Komisi I DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/11/2024).
Komisi I DPR RI menilai adanya ambiguitas dalam kerja sama tersebut. Terlebih kekhawatiran dalam kerja sama maritim tersebut dapat diartikan Indonesia mengakui klaim sepihak Tiongkok mengenai sembilan garis putus-putus atau nine dash lines di Laut China Selatan.
"Ada dugaan yang mengacu pada pernyataan bersama bahwa Indonesia telah mengubah sikap dengan mengakui klaim China, padahal Kementerian Luar Negeri sudah mengklarifikasi dan membuat pernyataan bahwa tidak ada pengakuan tersebut," kata Anggota Komisi I DPR Ri fraksi NasDem Amelia Anggaraini dalam rapat.
"Namun pernyataan tersebut menimbulkan kegelisahan di kawasan kami menilai situasi ini perlu segera ditangani, jangan sampai kita Indonesia mampu memetakan rivalitas China dan Amerika tetapi kita gagal menjaga hubungan yang harmonis dengan beberapa negara dan tetangga-tetangga kawasan," sambungnya.
Menjawab hal itu, Sugiono menegaskan, jika meski adanya hal itu kedaulatan Indonesia tidak akan pernah bergeser.
"Urusan kedaulatan kita (RI) tidak bergeser dari posisi kita, makanya di situ dituliskan dalam teks itu disebutkan ada law dan regulation, kita mengadopsi UNCLOS ya itu yang berlaku buat kita, kita punya undang-undang perbatasan dengan negara tetangga ya itu yang menjadi pegangan kita gitu," katanya.
Menurutnya, yang Indonesia ingin lakukan, sebenarnya konsentrasinya adalah bagaimana memanfaatkan sumber daya alam dan kekayaan alam yang ada di Laut China Selatan untuk kepentingan bersama.
"Bahwa di situ disebutkan kita akan melakukan join development di wilayah yang disebut overlapping claim, kemudian berdasarkan hukum dan peraturan relevan yang berlaku," katanya.
"Saya kira teksnya berbunyi demikian dan itulah sebenarnya yang terjadi bahwa teksnya seperti itu tidak ada perspepsi lebih dari itu kenapa? Karena memang belum, ini adalah kesepakatan kita mengingat situasi di daerah yang nantinya juga akan ditentukkan di mana...tadi juga disebutkan bahwa ada itu bermakna kita mengakui klaim nine dash line, di situ kita tidak menyebutkan kita mengakui apapun," imbuhnya.
Baca Juga: Di Depan Jajaran Kabinet, Prabowo Mendadak Terima Kasih ke Wapres Gibran, Apa Maksudnya?
Berita Terkait
-
Di Depan Jajaran Kabinet, Prabowo Mendadak Terima Kasih ke Wapres Gibran, Apa Maksudnya?
-
Ungkit Hak Impunitas DPR, Yulius Ngaku Siap Diadili MKD soal Tudingan Cawe-cawe Partai Cokelat pada Selasa Besok
-
Kuliti Motif Bantuan Wapres Gibran, Rocky Gerung Bedah Isi Hati Prabowo: 'Ya Gue Tahu Maksudnya'
-
Jiplak Gaya Pencitraan Jokowi, Rocky Gerung Sindir Bantuan Wapres Gibran: Bagi-bagi Sembako Tugas Ketua RT!
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap
-
KUHAP Baru Berlaku Besok, YLBHI Sebut Indonesia Darurat Hukum
-
Demokrat Tegaskan SBY Difitnah, Ancam Penjarakan Akun TikTok Penyebar Isu Ijazah Jokowi
-
Sabu 50 Kg Disamarkan Label Durian, Kurir Ditangkap sebelum Masuk Kampung Bahari
-
Ternyata Ini Alasan Bupati Karawang Lantik Ratusan ASN pada Malam Tahun Baru
-
Kolaborasi Kementerian PU dan TNI Pastikan Jembatan Darurat Krueng Tingkeum Aman Dilalui Warga
-
Walau Rindu Keluarga, Pahlawan Ini Hadir untuk Menjaga Harapan Tetap Menyala
-
Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi