Suara.com - Gus Miftah ramai disorot usai sempat mengolok-olok Sunhaji, pedagang es teh dalam acara dakwah di Magelang, Jawa Tengah (Jateng).
Pemilik nama asli Miftah Maulana Habiburrahman ini pun meminta maaf dan mendatangi pedagang es teh tersebut. Kini beredar poster acara pengajian Gus Miftah yang akan digelar di rumah Sunhaji di Magelang.
Dilihat dari akun Instagram @kotamagelang, Kamis (5/12/2024), dalam poster terlihat foto Gus Miftah dan Sunhaji. Terdapat tulisan 'Sholawat & Ngaji Happy'.
Dalam poster juga ditulis acara akan digelar di Gesari, Banyusari, Magelang, pada Kamis (19/12/2024) mulai pukul pukul 19.00 WIB.
Terlihat pula Gus Miftah bakal mengisi acara bersama Habib Zaidan, Cak Percil, dan Sekar Langit.
"Habis Gelap Terbitlah Hujan! Usai polemik viral dijagat media sosial yang kasat mata dan tak kasat mata. Akhirnya panflet pemberitahuan pengajian Gus Miftah dan Sales Es Teh Bpk. Sunhaji beredar dikalangan masyarakat," tulis dalam unggahan.
"Siapakah pengganti Bpk. Sunhaji sang penjual es teh berikutnya, yang nasibnya seberuntung itu? Bagaimana tanggapan kamu? Indahnya jadi Orang Indonesia, Damainya Indonesia," sambung tulisan.
Gus Miftah Minta Maaf
Sebelumnya diberitakan, Gus Miftah buka suara usai videonya viral karena mengejek pedagang es. Melalui video singkat, pimpinan pesantren itu meminta maaf dan mengaku khilaf.
"Dengan kerendahan hati, saya minta maaf atas kekhilafan saya," kata Gus Miftah di laman YouTube Seleb Tube TV pada Rabu (4/12/2024).
Dalam penjelasannya, Gus Miftah mengaku memang gemar becanda. Termasuk saat sang lelaki yang kini menjadi Utusan Khusus Presiden tersebut mengolok-olok pedagang es, tujuannya adalah sekadar bercanda.
"Saya memang sering bercanda dengan siapapun. Maka waktu itu, atas candaan kepada yang bersangkutan, maka saya akan meminta maaf secara langsung," katanya.
Berita Terkait
-
Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
-
Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU
-
Dituding 'Menjilat' Prabowo Terkait Selat Hormuz, Gus Miftah: Ini Soal Keyakinan!
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar