Suara.com - Nama Dedy Mandarsyah menjadi perbincangan publik usai kasus dugaan penganiayaan dokter koas di Palembang viral.
Dedy Mandardsyah yang merupakan ayah dari Lady Aurellia Pramesti ikut terseret dalam kasus tersebut. Segala rekam jejaknya dikulik netizen, termasuk harta kekayaannya.
Sosoknya Dedy Mandarsyah ternyata bukan orang biasa. Dia diketahui merupakan pejabat PUPR di Kalimantan Barat.
Dia merupakan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat.
Lantas, berapa kekayaan Dedy Mandarsyah dan perbandingannya dengan Basuki Hadimuljono yang merupakan mantan Manteri PUPR.
Harta Kekayaan Dedy Mandarsyah
Melansir dari laporan LHKPN KPK pada 31 Desember 2023, total harta Dedy Mandardsyah sebanyak Rp9.426.451.869.
Kekayaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan di sejumlah titik. Dedy Mandarsyah memiliki tiga petak di Jakarta Selatan. Total nilainya mencapai Rp750 juta.
Kemudian alat transportasi dan mesin berupa mobil Honda CRV tahun 2019 dari hadiah Rp450.000.000. Sedangkan harta bergerak lainnya senilai Rp830.000.000, surat berharga Rp670.700.000, serta kas dan setara kas Rp6.725.751.869. Dedy tercatat tidak memiliki utang.
Harta Kekayaan Basuki Hadimuljono
Mantan Menteri PUPR era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mempunyai total kekayaan Rp33.166.308.557.
Kekayaan tersebut terdiri dari sejumlah tanah dan bangunan, di antaranya di sepetak di Sleman dengan status hibah tanpa akta, kemudian tiga petak di Bekasi dan satu di Bogor dari hasil sendiri.
Basuki Hadimuljono juga mempunyai sepetak tanah dari hibah dengan akta di Kota Semarang serta tanah di Bekasi hasil sendiri. Total aset Basuki di sektor ini mencapai Rp16.325.000.000.
Ia juga memiliki Motor Royal Enfiled Bullet Classic Tahun 2017 senilai Rp40.000.000 dan Toyota Crown Royal Saloon Tahun 2009 Rp50.000.000. Basuki juga mempunyai harta bergerak lainnya Rp547.350.000, serta kas dan setara kas Rp16.703.958.557. Dia juga mempunyai utang Rp500.000.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat