1. Segi bahan baku
Pertama, perbedaan uang palsu dan asli adalah dari material pembuatannya. Penggunaan serat kapas sebagai material utama pembuat uang kertas Rupiah tidak akan bisa dijumpai pada uang palsu. Sebab biasanya, bahan baku pembuat uang palsu adalag jenis kertas yang mudah ditemukan.
2. Segi tekstur
Permukaan uang palsu cenderung meiliki permukan yanh halus dan berbeda dengan uang asli yang memiliki tekstur pada bagian tertentu. Dari sini, Anda bisa mengenali ciri-ciri uang palsu dari karakter kertas dengan kecenderungan lebih halus dan memiliki tekstur.
3. Segi warna
Mesin pencetak serta tinta yang digunakan untuk membuat uang asli dan palsu tentu tidak sama. Oleh karena itu, perbedaan uang palsu dan asli bisa dengan mudah dikenali dari segi warna dan ketajamannya.
Langkah Bila Menerima Uang Palsu
Apabila menerima uang palsu, masyarakat diimbau untuk tidak membelanjakan uang tersebut dan sebaiknya segera melaporkannya ke kantor bank terdekat atau Bank Indonesia untuk membuat klarifikasi.
Karena hal itu sudah merugikan, maka dianjurkanbsegara laporan dugaan tindak pidana pemalsuan uang ini ke kantor polisi terdekat.
Meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah, maka diharapkan masyarakat bisa terhindar dari peredaran uang palsu yang sangat merugikan.
Baca Juga: Cek Uang Asli dan Palsu Bisa dengan Diraba
Itulah tadi cara membedakan uang asli dan palsu. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Cek Uang Asli dan Palsu Bisa dengan Diraba
-
Uang Palsu Banyak Beredar, BI Bakal Terapkan Teknologi Canggih
-
Segini Gaji Andi Ibrahim sebagai Dosen ASN, Dalang Sindikat Uang Palsu UIN Makassar
-
Pendidikan Mentereng Andi Ibrahim: Dalang Uang Palsu UIN Makassar Ternyata Bergelar Doktor
-
Viral! Uang Palsu Beredar Luas di ATM, Kualitas Cetakan Peruri Dipertanyakan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif
-
Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa