Setelah Ronny menyampaikan klarifikasi, Yasonna memecat Ronny sebagai Dirjen Imigrasi. Inspektorat Jenderal Kemenkumham membentuk tim gabungan yang bersifat independen.
Yasonna mengatakan, Ronny dicopot dari jabatannya agar tidak terjadi konflik kepentingan ketika tim independen pencari fakta menelusuri kembalinya Harun Masuki.
Ronny Franky Sompie lahir 17 September 1961 di Manado, Sulawesi Utara. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1984.
Ia pernah menjadi Kapolres Sidoarjo pada 2003. Setelah itu, Ronny diangkat sebagai Direktur Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumatera Utara pada 2005.
Tahun 2010, pangkat Ronny naik menjadi bintang satu dengan menduduki jabatan Kepala Biro Pengawasan Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri.
Tiga tahun kemudian tepatnya pada 2013, Ronny menyandang pangkat bintang dua dan dipercaya menjadi Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri.
Pada Maret 2015, Ronny diangkat menjadi Kapolda Bali. Kemudian pada Juli 2015, Ronny mengikuti seleksi posisi Dirjen Imigrasi.
Langkah ini Ronny ambil agar bisa naik eselon karena dirjen di kementerian setara dengan kepala badan di Polri.
Baca Juga: KPK Siap Buktikan Hasto Perintahkan Harun Masiku untuk Rendam Ponsel di Air
Ronny diterima menjadi Dirjen Imigrasi dan dilantik sebagai Dirjen Imigrasi oleh Yasonna pada 10 Agustus 2015. Kini setelah pensiun, Ronny aktif di politik sebagai kader Partai Golkar.
Berita Terkait
-
KPK Siap Buktikan Hasto Perintahkan Harun Masiku untuk Rendam Ponsel di Air
-
Jejak Karier Riezky Aprilia, Kader PDIP yang Hendak Dijegal Hasto Demi Harun Masiku
-
Silsilah Keluarga Yasonna Laoly, Ayahnya Orang Terpandang di Nias
-
Dicurigai Ikut Sembunyikan Harun Masiku, Yasonna Dinilai Layak Susul Hasto Tersangka di KPK
-
Yasonna Laoly Dicekal, PDIP Curiga Politisasi Hukum oleh KPK
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL