Suara.com - Pengamat Penerbangan Alvin Lie membongkar dugaan penyebab kecelakaan Pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024).
Berdasarkan analisisnya, pesawat Jeju Air HL8088 yang berusia sekitar 15 tahun itu mulai dioperasikan pada Bulan Agustus 2009 lalu.
Alvin Lie mengatakan, bahwa pesawat yang dijadwalkan berangkat dari Banngkok itu sekitar pukul 01.30 pagi waktu setempat, namun sempat delay hampir satu jam, kemudian take off pada pukul 02.29 waktu setempat.
"Dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Muan itu jam 8.30 waktu setempat, tapi mendarat jam 8.59, jadi mundur sekitar 31 menit," katanya.
Kemudian jika dilihat, untuk total durasi penerbangan sendiri 4 jam 30 menit, dan itu merupakan hal normal.
"Tapi saya melihat grafiknya pada umumnya normal, kecepatan dan ketinggian tidak ada hal-hal menunjukkan adanya kendala pesawat, kemudian melihat jalur pendaratannya langsung masuk (jalur) tanpa putar-putar, tapi terlihat bahwa kecepatannya saat mendarat itu agak tinggi," ungkapnya.
Akan tetapi lanjut Lie, untuk laju pengurangan ketinggaian itu masih tergolong normal, saat menyentuh landasan memang menurut dia terliat tinggi.
"Dari video yang beredar, terlihat bahwa roda tidak kuat dan flask konfigurasi sayap itu tidak dalam kondisi mendarat, jadi kelihatannya sepertinya pesawat mengalami teknis. Sehingga roda tidak kuat dan flask tidak bisa dikeluarkan, mungkin itu penyebab kecepatan mendarat tinggi," jelasnya.
Sebelumnya, Otoritas Korea Selatan pada Minggu (29/12) melaporkan bahwa 179 orang diduga tewas dalam kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Muan, seperti diberitakan oleh media lokal.
Baca Juga: Sejumlah Acara TV Korea Selatan Dibatalkan Menyusul Tragedi Kecelakaan Pesawat di Muan
"Dari 181 penumpang, sebagian besar diduga meninggal, kecuali dua orang yang berhasil diselamatkan," ujar pejabat Pemadam Kebakaran Jeolla dalam pengarahan kepada keluarga penumpang di bandara, menurut Kantor Berita Yonhap.
Namun, pihak berwenang mengonfirmasi jumlah korban tewas sebanyak 122 orang dalam kecelakaan tersebut.
Pesawat Jeju Air yang membawa 181 penumpang, termasuk enam awak, terbakar saat mendarat setelah dilaporkan mengalami masalah pada roda pendaratan sekitar pukul 09.07 waktu setempat di Kabupaten Muan, 288 kilometer barat daya Seoul, ibu kota Korea Selatan, menurut kantor berita Yonhap.
Pesawat bermesin ganda yang kembali dari Bangkok itu keluar dari landasan pacu, menabrak pagar, dan menghantam dinding hingga meledak dalam kobaran api.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Semua Gardu Induk Aceh Bertegangan, PLN Kejar Pemulihan 180 Desa Masih Padam
-
Siapa Sosok Guru Nur Aini? Mendadak Dipecat Karena Curhat Jarak Sekolah Jauh
-
Prabowo: Bantuan Bencana Dibuka Seluas-luasnya, Tapi Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan
-
Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih
-
DPRD Lebak Dorong Penindakan Tambang Ilegal demi Cegah Bencana Ekologi
-
Penyebab Civic Ringsek di Bundaran HI, Polisi Ungkap Dugaan Pengemudi Muda Tak Fokus
-
Libur Tahun Baru 2026, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang
-
Malioboro Belum Sepi! Wisatawan Masih Belanja Oleh-oleh Sebelum Pulang
-
BMKG Catat 1.556 Gempa Guncang Aceh Sepanjang 2025, Naik 39 Persen dari Tahun Lalu
-
Gebrakan Dedi Mulyadi: Jabar Haramkan Penanaman Sawit Baru, Ancam Krisis Air