Suara.com - Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Puspomal) menggelar rekonstruksi atau reka ulang adegan kasus penembakan terhadap bos rental mobil berinisial IAR (48) bos rental mobil di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak, Balaraja pada Sabtu (11/1/2025) dini hari.
Sebelumnya, rekonstruksi penembakan bos rental mobil rencananya akan digelar pada Jumat (10/12025) pukul 23.00 WIB di depan minimarket rest area KM 45. Namun, hujan deras yang mengguyur membuat proses reka adegan harus mundur hingga Sabtu (11/12025) dini hari pukul 00.38 WIB sampai pukul 02.20 WIB.
Mengenakan seragam tahanan berwarna orange dan penutup kepala, ketiga tersangka penembakan bos rental mobil yang merupakan oknum anggota TNI AL dihadirkan dalam reka adegan tersebut.
Termasuk para saksi dari ARMI (Asosiasi Rental Mobil Indonesia) dan dua anak korban turut hadir dalam reka adegan tersebut.
Dalam rekonstruksi adegan 17 sampai 26, diketahui salah satu tersangka yakni Sertu AA yang mengendarai mobil Honda Brio milik korban sempat turun dari mobil dan masuk ke dalam minimarket di rest area KM.45.
Kemudian, korban IAR bersama rekan-rekannya dari ARMI pun datang dan langsung menghampiri Sertu AA yang saat itu sudah berada di samping minimarket.
Mengetahui Sertu AA memiliki senjata api lantaran sempat menodong korban saat di Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang.
Korban dan rekannya itu pun langsung merangkul dan memegang lengan Sertu AA guna menjaga agar tidak mengambil senjata api yang khawatir diselipkan di pinggang sambil menanyakan pengemudi Honda Brio milik korban.
"Pak ini yang pakai mobil Brio siapa?," tanya rekan korban kepada Sertu AA.
"Saya, anggota TNI AL," jawabnya dengan posisi tangan dipegangi rekan korban.
Melihat rekannya dikerumuni oleh korban dan rekan-rekannya, tersangka lain diduga Sertu RH keluar dari mobil Sigra berwarna hitam yang terparkir di samping mobil Brio milik korban sambil menenteng senjata api datang menghampiri kerumunan.
"Lepasin teman saya, kalau ga saya tembak," ucap tersangka diduga Sertu RH kepada korban dan rekan-rekannya yang memegangi Sertu AA.
Kesal karena korban dan rekannya tak kunjung melepaskan cengkraman dari tersangka Sertu AA, maka diduga Sertu RH pun melepaskan tembakan sebanyak 4 kali.
Korban IAR pun tertembus peluru di bagian lengan dan dada tengah saat itu langsung tersungkur. Tak hanya itu, rekan korban RAB pun turut tertembak di bagian pundak.
Usai tertembak, korban IAR sempat mencoba lari ke dalam minimarket. Sang anak dan rekan-rekannya langsung mengevakuasi korban, nahas nyawa korban tak tertolong saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Berita Terkait
-
Puspomal Gelar Rekonstruksi Penembakan Bos Rental Mobil Malam Ini, 3 Tersangka Oknum TNI AL Dihadirkan
-
Oknum TNI Tembak Bos Rental, Amnesty Sebut Status Aktif Bukan Alasan Diadili di Peradilan Militer
-
Plontos dan Diborgol, Netizen Murka Lihat Muka 3 Anggota TNI AL Kasus Bos Rental Mobil: Gak Ada Rasa Bersalah!
-
Kapolsek Cinangka Dicopot dan Diperiksa Propam Buntut Penembakan Bos Rental Mobil
-
Ogah Salahkan Polisi di Kasus Bos Rental Mobil, DPR Sebut Penasihat Ahli Kapolri Blunder: Bisa Kikis Kepercayaan Publik
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional