Suara.com - Seorang siswa SD Swasta Yayasan Abdi Sukma belajar di lantai karena menunggak uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) selama 3 bulan.
Anggota DPRD Sumut Ihwan Ritonga pun membayarkan tunggakan SPP siswa kelas 4 SD tersebut. Hal ini terlihat dari video yang diunggah di akun Instagram @ihwan_ritonga.
Dari video yang dilihat Minggu (12/1/2024), orang tua siswa bernama Kamelia (38) mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPC Gerindra Medan tersebut.
"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Ihwan Ritonga, di mana bapak sendiri telah melunaskan SPP anak saya," katanya.
Tak tanggung-tanggung, anak buah Prabowo Subianto tersebut membayarkan SPP kedua anak Kamelia hingga tamat SD.
"Bukan hanya M tapi juga F sampai tamat kelas 6," ujarnya.
"Di sini saya ucapkan banyak terima kasih pak, dengan adanya masalah seperti ini biaya anak saya sekolah dapat terbantu," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video memperlihatkan seseorang siswa SD swasta di Medan disuruh belajar di lantai oleh wali kelas. Dari video yang dilihat, tampak siswa SD tersebut duduk di lantai dalam ruangan kelas.
Saat ini guru berinisial H yang menghukum siswanya belajar duduk di lantai kini sudah diskorsing oleh pihak yayasan.
Ketua Yayasan Abdi Sukma, Ahmad Perlindungan menyampaikan pihaknya memberikan skorsing dengan pembebasan tidak mengajar kepada H hingga waktu yang belum ditentukan.
"Karena dia bagian dari sertifikasi guru. Kami akan lakukan pembinaan. Dari kesimpulan pembebasan tidak mengajar atau skorsing sampai waktu ditentukan," katanya.
Berita Terkait
-
Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi
-
Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru
-
Direstui Prabowo, Purbaya Ancam Setop Kirim Anggaran Jika Kementerian Lelet Belanja
-
RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital
-
Terungkap! Ini yang Dikoreksi Prabowo dari Desain hingga Fungsi IKN
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis
-
Prabowo Diprediksi Reshuffle Usai Evaluasi saat Retret, Siapa saja Menteri Layak Diganti?
-
Soal Vonis Laras Faizati, Ketua Komisi III DPR Sebut Bukti Manfaat Nyata KUHP dan KUHAP Baru
-
Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi