Suara.com - Seorang pria berpakaian seperti petugas pemadam kebakaran dan membobol rumah-rumah di daerah Malibu selama kebakaran hutan Los Angeles yang dahsyat telah ditangkap oleh pihak berwenang, menurut laporan di Fox News.
Selama konferensi pers pada hari Minggu (12 Januari), Sheriff Departemen Sheriff Kabupaten Los Angeles, Robert Luna, mengonfirmasi penangkapan tersebut, dengan menyatakan bahwa ia juga hampir tertipu oleh penampilan perampok tersebut saat ia memeriksa petugas pemadam kebakaran tersebut.
"Ketika saya berada di daerah Malibu, saya melihat seorang pria yang tampak seperti petugas pemadam kebakaran. Dan saya bertanya kepadanya apakah ia baik-baik saja karena ia sedang duduk. Saya tidak menyadari bahwa kami memborgolnya," kata Luna kepada wartawan.
"Kami akan menyerahkannya ke LAPD karena ia berpakaian seperti petugas pemadam kebakaran, padahal tidak. Ia baru saja tertangkap membobol rumah. Jadi, itu adalah masalah yang sedang ditangani oleh deputi garis depan dan petugas polisi kami."
Menurut Luna, sekitar 29 orang telah ditangkap di sekitar kebakaran hutan di daerah Los Angeles. Satu orang ditangkap Sabtu malam karena melanggar perintah jam malam di kota itu sementara tiga orang lainnya ditangkap malam sebelumnya terkait dengan dugaan perampokan.
Kepala polisi memperingatkan bahwa jam malam pukul 6 sore hingga 6 pagi waktu setempat tetap berlaku mulai Minggu malam hingga Senin.
"Kecuali Anda personel keselamatan publik atau pekerja bencana lainnya, Anda tidak punya alasan untuk berada di lokasi-lokasi ini. Dan jika Anda berada di area tersebut, Anda akan ditangkap. Menegakkan jam malam adalah alat penting untuk menjaga area kebakaran dan properti yang dievakuasi tetap aman, mencegah penjarah masuk."
Menurut pihak berwenang, kondisi diperkirakan akan memburuk dalam beberapa hari mendatang yang dapat memperburuk area kebakaran hutan. Angin berkecepatan hingga 120 km/jam diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari mendatang.
"Kekhawatiran kami adalah angin bertiup kencang malam ini dan kemudian pada Senin hingga Rabu. Durasi umum ini tidak terlihat baik," kata seorang ahli meteorologi seperti dikutip oleh LA Times.
Baca Juga: Trump Serang Gubernur Newsom: "Politisi Tak Kompeten" Biarkan California Terbakar!
Jumlah orang yang dipastikan tewas dalam dua kebakaran hutan - yang terjadi selama enam hari berturut-turut pada hari Minggu - meningkat menjadi 24 orang selama akhir pekan. Delapan orang tewas ditemukan di zona Kebakaran Palisades, dan 16 orang di zona Kebakaran Eaton.
Kebakaran hutan di Los Angeles diperkirakan akan menjadi salah satu bencana alam termahal dalam sejarah AS, dengan perkiraan kerugian yang telah melampaui $135 miliar. Total kerugian dapat mencapai $150 miliar, menjadikannya salah satu kebakaran hutan termahal yang pernah terjadi di negara ini, menurut laporan BBC.
Berita Terkait
-
Kembali Bertambah, Korban Jiwa Kebakaran Hutan LA Capai 24 Orang, Satu Tersangka Ditahan
-
Los Angeles Dilalap Api, Aktivis Palestina: Ini Tidak Bisa Negosiasi
-
Kebakaran LA: Kerugian Capai Rp2.200 T, Lampaui Anggaran Infrastruktur Prabowo!
-
Trump Serang Gubernur Newsom: "Politisi Tak Kompeten" Biarkan California Terbakar!
-
7 Artis Indonesia Kabarkan Kondisi Kebakaran LA, Ada yang Buka Donasi
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Geger Isu Dicaplok Gerindra, Nasdem Sebut Tempo Telah Minta Maaf
-
5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka
-
Selamat Tinggal Jordi Amat, Pelatih Persija Temukan Sosok Anyar Pendamping Rizky Ridho
-
Apa Saja Penyebab AS-Iran Batal Sepakat Damai? Ini 4 Faktornya
-
Malaysia di Ambang Krisis BBM
-
Saat Menhan Sjafrie 'Guncang' Pentagon, Ini Daftar Kerja Sama Pertahanan RI-AS Terbaru
-
Negara-negara Arab Bungkam, Iran Kutuk Aksi Penghinaan Al Aqsa oleh Zionis Israel
-
5 Fakta Blokade Amerika Serikat ke Selat Hormuz, Apa Tujuannya?
-
Hizbullah Mau Baikkan dengan Israel, Syaratnya...
-
Warisan Gila Pablo Escobar! 80 Kuda Nil Bakal Disuntik Mati, Habiskan Biaya Rp30 Miliar