Suara.com - Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin menyoroti minimnya pengetahuan masyarakat dalam mengatasi masalah air keruh dari jaringan air bersih perpipaan. Persoalan ini dinilainya bukan masalah besar tapi kerap membuat gaduh.
Biasanya, air keruh muncul usai adanya perbaikan pipa atau penambahan sambungan oleh pihak Perumda Air Minum (PAM) Jaya.
Cara mengatasinya hanya dengan melakukan flushing atau membilas dengan membiarkan air keran mengali untuk beberapa saat.
Setelah ditunggu, maka air kembali menjadi bersih seperti awal dan bisa dikonsumsi lagi.
Meski demikian, Suhud mengatakan, banyak masyarakat yang tak mengetahui cara penanganannya. Mereka akhirnya terlanjur melakukan komplain atau mengeluh soal ini.
"Peningkatan perlu dilakukan pada aspek informasi, terutama dalam sosialisasi mengenai pemeliharaan, seperti yang terjadi saat ini dengan flushing air yang keruh," ujar Suhud kepada wartawan, Senin (13/1/2025).
"Sosialisasi yang terlambat bisa memicu keluhan dari masyarakat," lanjutnya.
Lebih lanjut, Suhud menilai PAM Jaya melalui hotline LAPOR PAM 1500-223 sebenarnya sudah bekerja dengan cukup baik. Aduan pelanggan direspons dengan cepat dan ditangani sesuai tingkat kesulitannya.
"Sejauh ini, komplain masyarakat terkait gangguan yang terjadi sudah diantisipasi dan ditangani dengan baik oleh PAM Jaya," pungkasnya.
Baca Juga: Tarif Naik, Ketua DPRD DKI Minta PAM Jaya Bantu Warga Miskin Bayar Tagihan Air
Sebelumnya, Direktur Utama Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya, Arief mempersilakan warga Jakarta untuk melapor kepada pihaknya jika ada keluhan terkait layanan air bersih di Jakarta. Apalagi, mulai tahun 2025 ini, tarif layanan air bersih sudah mulai naik.
Arief menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti segala bentuk laporan warga dengan cepat. Namun, tindak lanjutnya tergantung dari tingkat kesulitan persoalan.
"Biasanya tindaklanjut pelaporan itu dilakukan dalam tempo waktu 1x24 jam jika sifatnya perbaikan ringan. Sekali lagi, itu sangat bergantung pada situasi, kondisi, serta infrastruktur yang akan diperbaiki," ujar Arief kepada wartawan, Rabu (1/1/2025).
Masyarakat serta para pelanggan dapat mengakses secara efektif layanan tersebut melalui saluran komunikasi telepon yang beroperasi 24 jam selama 7 hari. Nomor Hotline center PAM JAYA dapat dihubungi melalui nomor Whatsapp di 0812 1222 2423.
Untuk zona pelayanan wilayah Barat (eks Palyja), masyarakat dapat menghubungi nomor telepon di 021 2997 9999. Sementara zona pelayanan wilayah Timur (ex Aetra), di nomor 021 8690 9999.
Tak hanya itu, lanjut Arief, PAM Jaya juga menyediakan layanan Hotline Center melalui website dan media sosial.
"Memang ini menjadi salah satu sarana informasi dan komunikasi bagi pelanggan yang memiliki kendala ataupun permasalahan, khususnya terkait air dirumah mereka," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan