Suara.com - Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) merupakan salah satu program unggulan pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kenaikan harga BBM. Lantas, kapan jadwal pencairan BLT BBM 2025?
Program ini diinisiasi sebagai respons terhadap inflasi global. Dengan adanya BLT BBM, pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat, terutama bagi keluarga miskin dan rentan.
Dengan adanya bantuan ini, masyarakat diharapkan dapat tetap memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tanpa merasa terlalu terbebani oleh kondisi ekonomi yang menantang. Terkait jadwal pencairan dan persyaratannya simak informasi berikut ini.
Jadwal Pencairan BLT BBM 2025
Pada tahun ini, BLT BBM mulai disalurkan pada 6 Januari 2025 dan akan berlangsung hingga Februari 2025. Pencairan dilakukan secara bertahap kepada masyarakat yang telah terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Setiap penerima berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan. Jika bantuan untuk Januari dan Februari dirapel, total bantuan yang diterima bisa mencapai Rp600.000.
Dana bantuan disalurkan melalui berbagai metode untuk memastikan kemudahan akses bagi penerima. Penyaluran dana bisa dilakukan melalui bank yang ditunjuk, seperti Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BTN. Bagi masyarakat yang tidak memiliki rekening bank, dana dapat diambil melalui kantor pos terdekat.
Syarat Penerima BLT BBM
Penerima BLT BBM harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah, antara lain:
Baca Juga: Kemensos dan Kementerian PPPA Bentuk Tim untuk Perlindungan Perempuan dan Anak
- Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan kepemilikan e-KTP.
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE) yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
- Berstatus sebagai masyarakat kurang mampu dan rentan:Tidak menerima bantuan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau program bantuan lainnya.
Cara Mengecek Status Penerima BLT BBM
Masyarakat dapat memeriksa status mereka sebagai penerima bantuan melalui situs resmi Cek Bansos. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data-data yang diminta, seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa tempat tinggal.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Masukkan kode captcha yang muncul dengan benar.
- Klik tombol 'Cari Data' untuk melihat hasil pencarian.
- Hasil pencarian akan menampilkan status penerima bantuan, termasuk periode pencairan BLT BBM.
Demikianlah informasi terkait jadwal pencairan BLT BBM 2025. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana
-
Partai Gema Bangsa Resmi Usung Prabowo di 2029: Ingin Akhiri Cengkeraman Oligarki!
-
Jakarta Siaga, BMKG Bunyikan Alarm Hujan Lebat Hari Ini
-
Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Jaga Marwah Non-Blok, Connie Ingatkan Presiden Tak Sembarang Bayar Iuran Dewan Perdamaian
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump