Suara.com - Pemerintah diminta untuk terus bekerja keras agar bisa menjaga tingkat kepuasan publik tetap tinggi. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons hasil survei Litbang Kompas tentang Tingkat Kepuasan Publik Kepada Pemerintahan Prabowo-Gibran.
Ketua Harian Partai Gerindra ini mengemukakan bahwa DPR mensyukuri tingginya angka survei kepuasan publik tersebut.
Meski demikian, Dasco menyatakan bahwa hal tersebut sekaligus menjadi catatan agar pemerintah jangan kendor dalam merealisasikan program.
"Kita imbau kepada pemerintah setelah 100 hari ini tidak kendor dalam mewujudkan janji-janji kampanye atau merealisasikan program-program yang dilakukan jelang 100 hari," katanya, Senin (20/1/2025).
Tak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa partai pendukung pemerintah di DPR akan terus membantu pemerintah mengimplementasikan program-program di lapangan.
Dasco mengemukakan bahwa hingga sejauh ini, pemerintah masih berada dalam jalur yang sesuai setelah menyampaikan janji-janji kampanye.
Untuk diketahui, Litbang Kompas merilis hasil survei 'Tingkat Kepuasan Publik Kepada Pemerintahan Prabowo-Gibran'. Hasilnya, mayoritas responden atau 80,9 persen menyatakan puas dengan kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran.
Angka kepuasan publik tersebut merupakan yang tertinggi sejak 10 tahun terakhir, atau sejak era Presiden Ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo.
Sebagai perbandingan, pada Januari 2015, Pemerintahan Joko Widodo hanya mendapat 65,1 persen atas survei kepuasan publik.
Baca Juga: Surya Paloh Puji Kinerja 100 Hari Prabowo: Momentum yang Harus Dipertahankan
Survei yang dirilis pada Senin (20/1/2025) tersebut dilaksanakan dalam periode 4-10 Januari 2025 dengan jumlah responden 1.000 orang yang ditentukan secara acak dengan menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan
-
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman
-
Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna
-
Jelang Putusan! Nasib Direktur PT WKM, Lee Kah Hin di Kasus Sumpah Palsu Ditentukan Pekan Depan
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas