Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump disebut hendak merelokasi sebanyak 2 juta warga Gaza, Palestina ke Indonesia.
Wacana ini sontak membuat heboh Indonesia. Menurut pemerintahan AS, Indonesia menjadi salah satu pilihan yang aman untuk menempatkan warga Gaza.
Meski demikian, warga Gaza dan mayoritas masyarakat Arab tidak setuju dengan upaya relokasi karena dinilai sebagai bentuk perwujudan kemenangan Israel dalam menguasai tanah Palestina.
Kontroversi relokasi warga Gaza ke Indonesia ini mengundang sejumlah komentar dari netizen.
Bahkan, momen ini justru disangkut pautkan dengan keberadaan Eks Presiden RI, Joko Widodo di Indonesia. Mereka memberi solusi kocak dengan menukar Jokowi dan warga Gaza.
Salah satu akun sosial media jurnalis senior Hersubeno Arif memposting isu Donald Trump merelokasi warga Gaza itu di kanal youtubenya.
Dalam videonya tersebut sontak mengundang beragam komentar menggelitik dari netizen.
“Barter dengan Jokowi plus ternak ternaknya, saya dukung 100%,” tulis akun @candrasusetyo6430.
“Stress itu presiden,” sahut @DarminiSuprihatin.
Baca Juga: Xi Jinping dan Putin Perkuat Aliansi: Tantang Ketidakpastian Global di Era Trump
“Memangnya dia siapa ngatur hidup negara lain, Amerika ini sok kuat..,” ujar @arieafriyantie3518.
“Jangan biarkan orang-orang Gaza dibawa keluar dari Palestina nanti Israel mencaplok Palestina,” tulis @gustinagustina213.
Sementara itu Kementerian Luar Negeri menegaskan sikap Pemerintah Indonesia bahwa penduduk Gaza, Palestina tidak boleh direlokasi atau dipindahkan dari tempat tinggalnya.
Kemlu menyebut jika penduduk Gaza dipindahkan, justru menjadi penguat dan pembenaran atas tindakan Israel yang selama ini menjajah Gaza dan wilayah di Palestina.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?