Suara.com - Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Pramono Anung-Rano Karno bakal kembali membuat penjenamaan kota alias city branding. Kebijakan ini sempat dilakukan pada era eks Gubernur Anies Baswedan.
Anies saat menjabat periode 2017-2022 membuat city branding dengan nama Plus Jakarta (+Jakarta). Branding ini berbeda dengan slogan pemerintahan Anies, yakni "Maju Kotanya, Bahagia Warganya".
Selepas Anies lengser, Heru Budi Hartono selaku Penjabat (Pj) Gubernur DKI penggantinya tak memakai branding Plus Jakarta. Mulai dari era Heru hingga era Pj Gubernur Teguh Setyabudi memakai slogan "Sukses Jakarta untuk Indonesia".
Ketua Tim Transisi Pramono-Rano, Ima Mahdiah mengatakan nantinya city branding Plus Jakarta tak akan lagi dipakai. Pihaknya sedang mempersiapkan branding baru untuk Jakarta.
"Yang pasti beda ya, karena harus karakternya Pak Pram sendiri. Kebetulan kita juga ada yang branding, orang tersebut, tapi nanti hasilnya di akhir sih," ujar Ima dalam wawancara khusus dengan Suara.com, Kamis (23/1/2025).
Menurut Ima, city branding ini akan dibuat juga berdasarkan karakter Pramono-Rano. Ia tak ingin menonjolkan sosok dari Anies atau eks gubernur lain.
"Tapi kita tidak branding Anies, bukan brandingnya Pak Ahok, tapi kita lebih branding Pak Pram, karakter Pak Pram sendiri," jelasnya.
Mengenai apakah nantinya city branding itu akan dibuat untuk Jakarta secara permanen atau lima tahun selama periode Pramono memimpin, Ima belum bisa memastikannya.
"Untuk sementara ini sih branding masih dibicarakan, masih didiskusikan. Tapi nanti mau berganti lima tahun apa, itu nanti Pak pram yang mutusin," pungkasnya.
Baca Juga: Janji Gelar Job Fair 3 Bulan Sekali, Pramono-Rano Sasar Preman hingga Jukir Liar, Ini Alasannya!
Berita Terkait
-
Janji Gelar Job Fair 3 Bulan Sekali, Pramono-Rano Sasar Preman hingga Jukir Liar, Ini Alasannya!
-
Pramono-Rano Dilantik 6 Februari, Warga Jakarta Akan Lebih Cepat Dilayani
-
Bantah Pramono-Rano akan Buat Kebijakan 4 Hari Kerja, Tim Transisi: Itu....
-
Nasib Eks Kampung Bayam, Pramono-Rano Bentuk Tim Khusus, Ada Harapan Baru?
-
Ogah Jiplak Gaya Anies atau Ahok, Pramono Diklaim Punya Karakter Sendiri saat Pimpin Jakarta
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar