Suara.com - Kebakaran besar yang melanda sebuah hotel di Turki minggu ini telah merenggut nyawa 78 orang, menurut pengumuman dari Kementerian Kehakiman pada Kamis. Disebutkan bahwa seluruh korban telah berhasil diidentifikasi.
Pada Rabu malam, kantor kejaksaan di Bolu, ibu kota provinsi tempat insiden tersebut terjadi, melaporkan angka korban tewas sebanyak 79 orang.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa dini hari, ketika kebakaran hebat melanda Hotel Grand Kartal di resor Kartalkaya, mengakibatkan seluruh anggota keluarga tewas.
Pertanyaan mengenai langkah-langkah keselamatan kebakaran di hotel mewah setinggi 12 lantai itu kini semakin mengemuka.
Kecurigaan terhadap kelalaian sebagai penyebab tingginya jumlah korban tewas juga meningkat.
Para penyintas dan ahli menyebutkan bahwa sistem alarm kebakaran di hotel tersebut tidak berfungsi.
"Hotel itu hanya memiliki satu tangga darurat dan tidak ada sistem penyiram," ungkap Derya Basyilmaz, kepala Kamar Arsitek Ankara, yang sedang berada di Kartalkaya bersama tim ahli untuk menyusun laporan tentang tragedi itu.
Hingga saat ini, 11 orang telah ditangkap terkait insiden tersebut. Mereka yang ditahan meliputi pemilik hotel, manajer umum, direktur, kepala teknisi listrik, dan kepala pemadam kebakaran Bolu.
Baca Juga: Mantan Narapidana Ini Sukses Jadi Juragan Hotel Berharta Rp 5.600 Triliun
Berita Terkait
-
Mantan Narapidana Ini Sukses Jadi Juragan Hotel Berharta Rp 5.600 Triliun
-
Kebakaran Hughes Menyebar Kilat di Castaic AS, Lebih dari 500 Hektar Lahan Hangus dalam Waktu Singkat
-
Uya Kuya Kena Sentil Tokoh NU, Buntut Bela Diri Konteni Korban Kebakaran Los Angles
-
"Surga yang Hilang": Kisah Pilu Korban Kebakaran LA yang Tak Diasuransikan
-
Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Kemayoran: Musala dan Al-Quran Utuh
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April