Suara.com - Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) menyabet prestasi membanggakan dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2024. Dengan demikian, Pemprov Kaltim bisa konsisten selama lima tahun berturut-turut mempertahankan posisinya sebagai peringkat kedua secara nasional dengan skor 98,31.
Posisi Pemprov Kaltim berada di bawah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memimpin Peringkat pertama dengan nilai 98,52.
Raihan prestasi dalam kategori "Informatif" itu memperlihatkan konsistensi Pemprov Kaltim untuk mengamalkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
Terkait prestasi itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik menganggap bagian dari kerja keras pihaknya untuk mengendepankan transparansi soal pelayanan publik.
"Kami dari Kaltim, sesungguhnya menerima hasil apa pun. Karena bukan hasil yang penting. Tapi ikhtiarnya untuk menjalankan keterbukaan informasi publik," ujarnya.
Dia juga mengepresiasi KPI yang memberikan kepercayaan kepada Pemprov Kaltim untuk mempertahankan posisinya dalam kategori "Informatif" di ajang lima tahunan itu.
Diketahui, ada sebanyak 162 badan publik dinilai memenuhi kualifikasi "Informatif", yang terdiri dari 32 kementerian, 35 perguruan tinggi negeri, 36 badan usaha milik negara, 8 lembaga non-struktural, 25 lembaga negara dan lembaga pemerintah non-kementerian, serta 22 pemerintah provinsi dan 4 partai politik.
Ketua Komisi Informasi Pusat (KPI), Donny Yoesgiantoro menjelaskan adanya perubahan skor Pemprov Kaltim dari 92,31 menjadi 98,31. Menurutnya, KPI telah memperbaiki adanya kesalahan teknis pada tahap penghitungan dalam Monev KIP 2024.
Berdasar hasil terbaru diumumkan melalui Surat Keputusan (SK) resmi KIP bernomor: 53/KEP/KIP/XII/2024 tentang Perubahan Keputusan Komisi Informasi Pusat Nomor 52/KEP/KIP/XII/2024 tentang Hasil Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Pada Badan Publik Tahun 2024.
Dia pun mengaku Monev KPI Tahun 2024 dilakukan secara transparan sehingga setiap pihak dapat mengakses proses dan hasil, serta memberikan tanggapan balik atas penyelenggarannya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
'Berapa Saja Kau Butuh, Saya Penuhi!' Janji Prabowo Perkuat KPK hingga Kejagung Sikat Koruptor
-
Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, Bobby Nasution Gandeng RS Mata Cicendo
-
Dilaporkan Mahasiswa, Feri Amsari Diperiksa Terkait Penghasutan Buntut Acara Halal Bihalal Pengamat
-
Gas dari Limbah Pemotongan Ayam Diduga Jadi Pemicu Utama Kebakaran Misterius di Sleman
-
Persib Bandung Juara, KDM Rogoh Kantong Pribadi: Hasil Panen Rp1 Miliar Jadi Bonus Apresiasi
-
Bukan Geledah, KPK Ternyata Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim di Brawijaya III
-
Dadan Cs Jadi Tersangka, Prabowo Semprot Mitra MBG: Yang Brengsek, Kembali ke Jalan yang Benar!
-
Bukti Sudah Cukup! KPK Jerat Wamen Silmy Karim Pakai Pasal Pemerasan dan Gratifikasi
-
Nasib Silmy Karim di Ujung Tanduk! Prabowo Siapkan Pengganti Usai Wamen Imipas Tersangka Korupsi
-
Prabowo Sudah Sering Ingatkan! Istana Prihatin Pejabat Kabinet Terseret Korupsi Dua Hari Beruntun