Suara.com - Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan para sekretaris pribadi Presiden Prabowo Subianto menyanyikan bersama lagu Bollywood ikonik berjudul Kuch Kuch Hota Hai dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI di India.
Berdasarkan potongan video yang dibagikan oleh Tim Media Presiden Prabowo Subianto pada Minggu (26/1/2025), Menlu Sugiono, Mayor Teddy Indra Wijaya, dan tiga Sekretaris Pribadi Presiden, yakni Rizky Irmansyah, Rajif Sutirto dan Agung Surahman, menyanyikan lagu tersebut saat mendampingi Presiden Prabowo pada undangan jamuan makan malam di kediaman kenegaraan Presiden India Droupadi Murmu, di Rashtrapati Bhavan, New Delhi, India, Sabtu (25/1).
Seskab Mayor Teddy, sapaan akrabnya, terlihat asyik menyanyikan lagu sambil menjentikkan jari dengan mikrofon di tangan kanannya.
Di akhir penampilan kelimanya, para undangan yang hadir serentak memberikan senyum dan tepuk tangan meriah, seakan menjadi kesan tersendiri bagi hubungan kedua negara.
Momen tersebut diketahui meninggalkan kesan positif dan menjadi pembahasan di salah satu media setempat, salah satunya The Times of India yang menuliskan artikel berjudul "Indonesia delegation sings 'Kuch Kuch Hota Hai' at President Murmu’s banquet in Rashtrapati Bhavan".
"Delegasi Indonesia membawakan lagu ikonik Bollywood 'Kuch Kuch Hota Hai' pada jamuan makan yang diselenggarakan oleh Presiden Droupadi Murmu pada hari Sabtu, menambah sentuhan budaya dalam upaya mempererat hubungan bilateral kedua negara," tulis The Times of India.
Lagu tersebut berasal dari film Bollywood dengan judul yang sama "Kuch Kuch Hota Hai" yang menampilkan Shah Rukh Khan, Kajol, dan Rani Mukerji sebagai pemeran utama. Lagu ini populer di Indonesia seiring kepopuleran film itu.
"Dinyanyikan dengan indah. Lagu-lagu kami melintasi berbagai negara dan menyembuhkan hati masyarakat yang baik," tulis komentar warga India, Chella Namasivayam dalam artikel tersebut.
Presiden Prabowo berada di India sejak Kamis (23/1) malam untuk menghadiri sejumlah agenda kenegaraan, salah satunya memeriahkan parade perayaan Ke-76 Hari Republik India di Kartavya Path, New Delhi, pada Minggu (26/1) sebagai Tamu Utama atau Chief Guest. (Sumber: Antara)
Baca Juga: Megah! Prabowo Jelajahi Gedung Parlemen India, Temukan Pendulum Bukti Rotasi Bumi
Berita Terkait
-
Megah! Prabowo Jelajahi Gedung Parlemen India, Temukan Pendulum Bukti Rotasi Bumi
-
5 Kesepakatan Baru! Indonesia-India Tingkatkan Kerja Sama di Berbagai Bidang
-
Naik Kereta Kuda saat Parade HUT-76 India, Prabowo Bangga Seperti Sukarno: Saya Ikuti Jejak Pendiri Bangsa
-
Iis Dahlia Pasrah Perkara Salah Lirik Lagu India: Lumayan Lah Gue Dihina-hina
-
Prabowo Belajar Langsung dari Modi, Rahasia India Atasi Kemiskinan
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!