Suara.com - Kelompok militan Palestina, Hamas, mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka akan membebaskan tiga sandera Israel pada hari Sabtu.
Ketiga sandera tersebut adalah Ofer Calderon, Keith Siegel, dan Yarden Bibas. Informasi ini disampaikan oleh juru bicara sayap bersenjata Hamas, Abu Obeida, melalui saluran Telegram resminya.
Hamas menyebut bahwa Yarden Bibas adalah ayah dari Kfir, bayi berusia sembilan bulan yang diculik dalam serangan 7 Oktober 2023, bersama dengan kakaknya, Ariel, yang saat itu berusia empat tahun.
Namun, belum ada kabar mengenai nasib kedua anak tersebut maupun ibu mereka, Shiri. Hamas sebelumnya mengklaim bahwa mereka telah tewas akibat serangan udara Israel pada akhir 2023.
Sementara itu, Keith Siegel, seorang warga negara Israel-Amerika, ditangkap bersama istrinya, Aviva. Istrinya telah dibebaskan dalam pertukaran sandera-tahanan pada November 2023.
Sedangkan Ofer Calderon, yang juga diculik bersama kedua anaknya, Erez dan Sahar, kini akan dibebaskan setelah anak-anaknya lebih dahulu dibebaskan dalam pertukaran pertama.
Pembebasan ini merupakan bagian dari pertukaran sandera dengan tahanan Palestina yang masih berlangsung dalam konflik Israel-Palestina.
Berita Terkait
-
Trump Ngotot Mesir dan Yordania Akan Terima Pengungsi Gaza Meski Sudah Ditolak
-
Serangan Udara Israel di Lebanon Timur Menewaskan Dua Orang
-
Israel Putuskan Hubungan dengan UNRWA, Tuduh Berafiliasi dengan Hamas
-
Netanyahu Kecam Kekacauan saat Penyerahan Sandera di Gaza
-
Hamas Serahkan Sandera Israel dan Thailand, Israel Tunda Pembebasan Tahanan Palestina
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional