Suara.com - Militer Israel mengatakan telah menemukan dan menghancurkan beberapa fasilitas penyimpanan senjata di Lebanon selatan pada hari Senin, tempat pasukan terus beroperasi saat gencatan senjata yang rapuh memasuki bulan ketiga.
Israel mengatakan tentara telah menemukan mortir, rudal, roket, bahan peledak, senjata api, dan sejumlah besar peralatan militer milik Hizbullah di Lebanon selatan, tanpa memberikan bukti.
Militer mengatakan mereka juga menewaskan sejumlah pejuang Hizbullah yang berada di dekat pasukan Israel.
Kesepakatan gencatan senjata untuk Lebanon memberi kedua belah pihak waktu 60 hari untuk menarik pasukan mereka dari Lebanon selatan dan bagi tentara Lebanon untuk bergerak masuk dan mengamankan daerah tersebut.
Israel mengatakan Hizbullah dan tentara Lebanon belum memenuhi kewajiban mereka, sementara Lebanon menuduh tentara Israel menghalangi militer Lebanon untuk mengambil alih.
Batas waktu 60 hari berakhir pada akhir Januari. Israel mengatakan kesepakatan tersebut sedang berjalan tetapi, di beberapa sektor, "telah ditunda dan akan memakan waktu sedikit lebih lama."
Gencatan senjata diperpanjang hingga 18 Februari.
Berita Terkait
-
Israel Kirim Delegasi ke Doha untuk Bahas Tahap Kedua Gencatan Senjata Gaza
-
70 Warga Palestina Tewas di Tepi Barat Sejak Januari, Kepresidenan Palestina Kecam Agresi Israel
-
Hamas Siap Lanjutkan Perundingan Gencatan Senjata, Tuntut Israel Tepati Janji
-
Palestina Kecam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Sebut sebagai Pembersihan Etnis
-
Trump Ragukan Gencatan Senjata Gaza Bertahan Lama, Hamas Siap Negosiasi Tahap Kedua
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi