Suara.com - Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Prof Didin S. Damanhuri menanggapi persoalan efisiensi pemerintah pusat terkait pemangkasan belanja pemerintah oleh Presiden Prabowo Subianto.
Didin mengatakan, kebijakan pemangkasan tersebut tentu akan membawa dampak positif jika dimanfaatkan dengan kreatifitas yang tinggi.
"Jadi, menurut saya, bisa manfaat kalau kreatif Pemda atau stakeholder yang lain yang dipangkas (anggarannya). Kuncinya kreatifitas dari stakeholder maka menurut saya menjadi manfaat," ujar Didin dalam diskusi publik 'Merekam Gagasan Faisal Basri' via Zoom Meeting, Jumat (7/2/2025).
Didin menyebut, terdapat kebocoran anggaran negara yang sangat tinggi di kisaran rata-rata antara 30 sampai 57 persen berdasarkan alat analisis tentang kebocoran. Sehingga, Presiden Prabowo memang harus melakukan sebuah kebijakan baru untuk menemukan sumber kebocoran anggaran negara tersebut.
"Memang jauh lebih meningkat lagi kebocoran di era reformasi ini. Jadi, Presiden Prabowo enggak mungkin hanya menghilangkan perjalanan tapi harus menemukan sumber-sumber kebocoran itu," jelas dia.
Selain itu Didin mengatakan, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi juga telah menerapkan kebijakan efisiensi pemerintah pusat terkait pemangkasan anggaran untuk diberlakukan di daerah yang dipimpinnya.
"Jadi kalau Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat malahan dia sambut efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat dengan melakukan pemangkasan juga yang tidak rasional," katanya.
Didin juga memberikan contoh langkah kreatif yang dilakukan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terkait kerjasama sektor pendidikan dengan lembaga internasional.
"Gubernurnya mengatakan, 'pemangkasan itu, kami akan melakukan kerjasama, misalnya proyek pendidikan akan kerjasama dengan lembaga internasional, bagus dong," katanya.
Baca Juga: Gaji ke-13 dan THR PNS Aman, Istana Pastikan Bansos hingga Gaji Pegawai Tak Kena Efisiensi Anggaran
Terakhir, Didin meyakini efisiensi anggaran tidak berdampak signifikan terhadap tenaga kerja di Indonesia.
Didin juga mengatakan, pemerintah juga harus melakukan langkah proteksi terhadap industri lokal untuk menimalisir potensi peningkatan jumlah pengangguran di Indonesia.
"Misalnya, Kementerian Perdagangan mencabut izin impor produk tekstil dari China. Kalau itu dilakukan, saya kira peningkatan pengangguran bisa dihindari," kata Didin memungkasi. (Moh Reynaldi Risahondua)
Berita Terkait
-
Gaji ke-13 dan THR PNS Aman, Istana Pastikan Bansos hingga Gaji Pegawai Tak Kena Efisiensi Anggaran
-
Anggaran Diblokir Hingga Terancam Mangkrak, IKN Bisa Jadi Kota 'Mati'
-
Anggaran Hemat, Progres Proyek IKN Seret
-
Bikin Dagdigdug Imbas Pemangkasan Anggaran, Dasco Jamin Gaji ke-13 ASN Tak Dipotong: Tetap Dianggarkan
-
Kena Efisiensi, Perpusnas Tutup di Hari Minggu dan Libur Nasional, Netizen: Ubur-ubur, Ikan Lele
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan