Suara.com - Mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengizinkannya untuk bepergian ke Guangzhou, Tiongkok untuk menjalani pengobatan kanker.
“Poinnya adalah obatnya Ibu Tio ini sudah semakin habis. Jadi memang sudah saatnya Ibu Tio ini harus berobat ke Guangzhou,” kata Pengacara Agustiani, Army Mulyanto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (10/2/202).
Permintaan ini diajukan lantaran, KPK memberlakukan pencegahan di luar negeri terhadap Agustiani selama enam bulan sebagai upaya mengusut kasus dugaan suap pada pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI.
Menurut Army, kliennya sudah mengirimkan surat permohonan berobat ke Tiongkok sebanyak dua kali kepada KPK. Pengajuan pertama disampaikan pada 3 Februari 2025 lalu.
“Hari ini kami melayangkan surat terkait hal yang sama dan juga menyampaikan secara substansi,” ucap Army.
Army berharap adanya kebijakan dari Ketua KPK Setyo Budiyanto, agar Agustiani bisa berobat ke Tiongkok. Dia menjelaskan kliennya sedang menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit di Depok sambil menunggu restu dari KPK ke luar negeri.
“Tadi pagi kurang lebih sekitar jam 11 siang, klien Ibu Agustina Tio atau Ibu Tio masuk rumah sakit. Diopname di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok. Kondisi beliau agak memburuk dan ini karena obat yang memang seharusnya berobat ini artinya sudah habis,” ujar Army.
Menurut dia, pengobatan Agustiani ke Tiongkok penting karena sudah dari awal dia melakukan pengobatan di sana dan harus melakukan perawatan rutin.
“Jadi, tidak namanya penanganan sakit kanker ini kan kalau enggak sampai selesai, ya akan timbul lagi gitu loh, akan muncul lagi, itu poinnya secara urgent, ya,” tutur Army.
Baca Juga: Curhatan Prabowo: Ada yang Mau Pisahkan Saya dengan Jokowi, Lucu juga untuk Bahan Ketawa
Pengobatan di Tiongkok Agustiani juga dianggap penting untuk menghemat biaya. Sebab, jika di Indonesia, akan mengulang dari awal dan memakan biaya pengobatan besar.
“Ya berarti kalau misalnya ditangani di rumah sakit Indonesia atau dokter kanker di Indonesia, ini kan layaknya apa? Layaknya perawatan penanganan dari awal lagi. Nah ini kan sayang gitu loh,” tegas Army.
Dia mengatakan Agustiani tidak melakukan pengobatan di Tiongkok secara dadakan. Pasalnya, rencana ke Guangzhou ini sudah dijadwalkan dari beberapa waktu sebelumnya.
Terlebih, Army menjelaskan perawatan kliennya di Tiongkok juga untuk jangka waktu lama karena sekali berobat, dokter akan memberikan stok obat untuk beberapa bulan ke depan.
“Makanya pada 1 Oktober kurang lebih terakhir itu, Bu Tio itu bawa obat, itu kira-kira stoknya, itu full banget, sampai 3 bulan. Nah, sudah diatur, sudah dijatuhkan di Februari ini obat akan habis, dan segera datang ke Guangzhou untuk perawatan, untuk pengobatan,” papar Army.
“Nah mudah-mudahan pimpinan KPK, khususnya Ketua KPK bisa melihat ini dengan sangat bijaksana dari sisi kemanusiaan. Ini kan karena ulah oknumnya kan itu, oknum penyidik yang namanya Pak Rosa dan Pak Prayitno ya,” tandas dia.
Berita Terkait
-
Curhatan Prabowo: Ada yang Mau Pisahkan Saya dengan Jokowi, Lucu juga untuk Bahan Ketawa
-
Tanggapi Viral Seruan Adili Jokowi, Rocky Gerung: Buat Saya Itu Masuk Akal!
-
Susi Pudjiastuti Tertawa Ngakak usai Raffi Ahmad Bantah Timbun Gas Melon, Netizen: Tolong Tenggelamkan, Bu!
-
Jejak Digital Dikuliti, Jokowi Dicap Penipu Ulung usai Koar-koar IKN Diserbu Investor Asing: Dosa Mulyono Banyak!
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan