Suara.com - Setelah bikin gempar soal mobil dinas RI 36 yang dikawal Patwal arogan, nama Raffi Ahmad belakangan kembali menjadi sorotan publik. Hal itu setelah beredar unggahan di media sosial yang menampilkan penampakan istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina dengan tumpukan gas LPG 3 kilogram alias gas melon di sebuah ruangan.
Unggahan itu pun ramai menjadi sorotan netizen karena mencuat bersamaan dengan kelangkaan gas melon di masyarakat yang terjadi beberapa waktu lalu, imbas pengecer gas LPG 3 Kg yang sempat dilarang oleh pemerintah.
Video wawancara Raffi Ahmad yang menyangkal menggunakan subsidi gas melon viral di media sosial. Salah satunya dibagikan ulang oleh akun X, @HumorJonTampan pada Minggu (9/2/2025) kemarin.
Ketika diwawancara oleh jurnalis, Raffi Ahmad pun menyebut jika penampakan Nagita dengan tumpukan gas melon itu adalah video lama. Sultan Andara itu juga mengeklaim jika gas melon itu adalah milik asisten rumah tangga di dekat kediamannya.
"Itu udah lama banget, buat orang-orang belakang juga, punya orang-orang belakang, punya ART yang lain. Udah lama banget video 4-5 tahun yang lalu," ujar Raffi dalam video tersebut.
Pernyataan Raffi Ahmad soal gas melon lantas diramaikan oleh netizen dengan beragam komentar. Namun, kebayakan netizen justru melempar sindiran bernada guyonan ketika menanggapi ucapan utusan khusus presiden itu.
"Akal sehat dan nurani tidak bisa dibeli dgn harta," tulis akun @su********.
"Berbohong itu kebiasaan sehari hari," cibir akun @We******.
Tak hanya netizen, mantan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti ikut mengomentari video Raffi Ahmad soal gas melon. Pemilik maskapai penerbangan Susi Air itu hanya merespons dengan emoji tertawa.
Reaksi Susi soal video Raffi Ahmad itu turut mengundang sejumlah netizen untuk berkomentar.
"Tolong tenggelamkan, Bu...Wakakkakakaka! timpal akun @HumorJonTampan.
"Bu susi pun terheran heran," celetuk akun @Lu*******.
"Ibu susi aja sampe komen ketawa hahaha," sahut akun @be********.
Berita Terkait
-
Kecuali Prabowo, Transjakarta Sebut Pejabat Negara Tak Bisa Seenaknya Masuk Jalur Busway!
-
Sindir Kabinet Prabowo 'Buta Huruf', Rocky Gerung Kecam Sikap Bahlil Olok-olok Kisruh Gas: Kenapa Dibecandain Gitu?
-
Jejak Digital Dikuliti, Jokowi Dicap Penipu Ulung usai Koar-koar IKN Diserbu Investor Asing: Dosa Mulyono Banyak!
-
Mangkrak, Artis yang Diajak Jokowi ke IKN Disorot Lagi: Dicap BuzzeRp hingga Ditantang Syuting Film Horor Joko Anwar
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK