Suara.com - Seorang pria bernama Siddalingaswamy, warga Dasanapura di pinggiran Bengaluru, telah ditangkap polisi atas dugaan percobaan pembunuhan terhadap istrinya dengan cara memaksanya menelan lem. Insiden ini terungkap setelah pihak berwenang menerima panggilan darurat terkait perselisihan rumah tangga pada Minggu malam.
Tim patroli Hoysala dari kantor polisi Madanayakanahalli segera mendatangi lokasi kejadian dan menemukan korban, Manjula (30), dalam kondisi setengah sadar di lantai dengan luka-luka di bagian lehernya. Ia segera dilarikan ke rumah sakit, tempatnya kini tengah menjalani perawatan dan pemulihan.
Menurut keterangan dokter yang merawatnya, Manjula mengalami luka dalam akibat zat kimia yang terkandung dalam lem yang dipaksakan masuk ke dalam tubuhnya. Beruntung, tindakan medis cepat berhasil menyelamatkan nyawanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Siddalingaswamy mengakui perbuatannya setelah ditangkap. Ia mengungkapkan bahwa motif di balik aksinya adalah kecurigaan terhadap perselingkuhan sang istri.
Diduga, ia telah merencanakan tindakan ini sebelumnya sebagai bentuk hukuman terhadap istrinya. Polisi juga menemukan bukti tambahan berupa lem yang masih tersisa di rumah mereka serta saksi dari tetangga yang mendengar pertengkaran sebelum insiden terjadi.
Atas tindakannya, Siddalingaswamy telah dijerat dengan Pasal 109 (percobaan pembunuhan) dan Pasal 85 (kekerasan oleh suami atau kerabat) dalam Bharatiya Nyaya Sanhita (BNS). Jika terbukti bersalah di pengadilan, ia dapat menghadapi hukuman berat sesuai dengan peraturan yang berlaku di India.
Kasus ini menyoroti meningkatnya insiden kekerasan dalam rumah tangga di wilayah Bengaluru. Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan segala bentuk kekerasan rumah tangga agar dapat ditangani secara hukum dengan cepat dan tepat.
Organisasi perlindungan perempuan juga mendesak pemerintah untuk meningkatkan kesadaran serta memberikan perlindungan lebih kepada korban kekerasan domestik.
Pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan guna mengumpulkan bukti lebih lanjut terkait kasus ini. Selain itu, mereka berencana mengajukan tuntutan tambahan jika ditemukan unsur perencanaan yang lebih matang dalam tindakan kejahatan ini.
Baca Juga: Tragis! Rebutan Tempat Duduk di Kereta Berujung Maut, Pria Didorong hingga Tewas
Sementara itu, kondisi Manjula terus dipantau oleh tim medis untuk memastikan tidak ada dampak jangka panjang akibat racun yang telah dikonsumsi secara paksa.
Berita Terkait
-
Tragis! Rebutan Tempat Duduk di Kereta Berujung Maut, Pria Didorong hingga Tewas
-
Line Up Jepang vs. India di Babak Perempat Final BAMTC 2025
-
BAMTC 2025 Day 3: Line Up Korea Selatan vs. India, Siapa Juara Grup D?
-
India Sapu Bersih Kemenangan Atas Macau di Babak Grup BAMTC 2025
-
Disambut Hangat, Perilisan Ulang Film Interstellar Cetak Rekor di India
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta