Suara.com - Tim Reserse Mobil (Resmob) dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil menangkap enam tersangka yang diduga sebagai spesialis pencurian toko ponsel lintas provinsi.
Dua dari tersangka diketahui berperan sebagai penadah yang menjual barang curian tersebut ke masyarakat.
Panit 4 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Iptu Muhammad Rizky Novrianto, mengungkapkan bahwa empat pelaku utama ditangkap di wilayah Jawa Timur.
"Mereka melakukan aksi pencurian dengan total sekitar 150 unit laptop dan 90 unit handphone," ujar Rizky kepada media, Minggu (16/2/2025).
Ia menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari dua orang penadah yang terlebih dahulu diamankan. Setelah diinterogasi, mereka mengaku mendapatkan barang curian dari seseorang di Jawa Timur, sehingga tim bergerak menuju Gresik untuk melakukan pengejaran.
Dalam operasi di Blitar, tim menangkap dua tersangka berinisial AB dan LM. Pengejaran terus dilakukan hingga akhirnya dua tersangka lainnya, CEL dan AM, berhasil diamankan di wilayah yang sama.
Komplotan ini diketahui telah beraksi di berbagai daerah. Hingga saat ini, terdapat tiga laporan polisi terkait pembobolan toko di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yakni di Tangerang Kota, Tangerang Selatan, dan Depok.
"Para pelaku menggunakan mobil untuk datang ke lokasi. Mereka kemudian memotong gembok rolling door toko Samsung dengan gunting baja dan mencongkel pintu kaca menggunakan linggis hingga pecah," jelas Rizky.
Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa gunting baja, linggis, 63 unit ponsel merek Samsung, serta 27 unit tablet Samsung.
Baca Juga: Denise Chariesta Laporkan Tukang Review ke Polisi, Bawa Bukti Fitnah
Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, sementara dua penadah dijerat dengan Pasal 480 KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
Terkini
-
Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru
-
Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar
-
Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang
-
Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Informasi KPK saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran
-
AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan
-
Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras, Disebut Jadi Langkah Proaktif Polri
-
Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran
-
Identitas 4 Anggota BAIS TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ada Kapten
-
PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik, Antisipasi Lonjakan Mobil Listrik