Suara.com - Politisi Sudirman Said menilai bahwa coretan hingga gerakan soal ‘Adili Jokowi’ adalah cara rakyat menyampaikan kegelisahannya.
Meski demikian pihaknya mengatakan bahwa tidak ingin mengambil kesimpulan begitu saja soal adanya seruan Adili Jokowi.
“Saya tidak menyimpulkan bahwa patut atau tidak diadili,” sebut Sudirman.
“Tapi saya hanya ingin memberikan perspektif lain,” tambahnya.
Mantan Menteri ESDM ini mengatakan bahwa wajar saja rakyat memberontak, lantaran Lembaga-lembaga negara kini sudah tidak dipercayainya lagi.
“Kata orang bijak, suara rakyat adalah suara Tuhan. Tapi mungkin juga bisa jadi evaluasi, sayangnya kini lembaga-lembaga negara sedang kehilangan kredibilitas di mata masyarakat,” ujarnya.
Sudirman menilai bahwa jabatan orang penting yang pernah disematkan pada nama Jokowi seharusnya tidak berpengaruh tinggi jika memang kesalahannya bisa dibuktikan.
“Pertanyaannya apakah patut, apakah wajar, apakah proper seorang mantan pemimpin itu diadili?,” serunya.
“Saya kira orang banyak berpendapat bahwa sebagai pembelajaran, sebagai proses bernegara yang baik. Kalau mau menegakkan keadilan seharusnya siapapun yang dipandang bersalah harus melalui proses pengadilan,siapapun termasuk mantan presiden,” tambahnya.
Sudirman mengatakan bahwa seruan ini bukan semata-mata soal tidak suka dan semacamnya, melainkan cara rakyat memperjuangkan negara tercintanya.
“Bukan karena tidak suka, tapi karena cinta negara, cinta bangsa, cinta rakyat karena itu proses-proses yang baik termasuk pengadilan harus ditempuh. Dalam Sejarah tidak ada bangsa Tangguh yang lembek tata hukumnya, tidak ada bangsa yang hebat yang membiarkan kekeliruan pemimpinnya dibiarkan tanpa hukuman,” urainya.
“Ini menjadi pertimbangan apakah Presiden Jokowi perlu diadili atau tidak,” tandasnya.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda