Suara.com - Para kepala daerah terpilih pemenang Pilkada serentak 2024 masih berdatangan ke lapangan silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025). Nantinya, mereka akan berangkat menuju Istana Kepresidenan untuk dilantik Presiden Prabowo Subianto.
Pantauan Suara.com hingga pukul 08.30 WIB, kepala daerah terpilih yang datang semakin banyak. Suasana semakin ramai lantaran tiap kepala daerah atau wakilnya membawa kerabat dan stafnya.
Akibatnya, terdapat antrean panjang kepala daerah yang ingin masuk tenda putih tempat berkumpul di Monas.
Beberapa nama yang terlihat ikut mengantre seperti Gubernur terpilih Sumatera Utara Bobby Nasution yang didampingi istrinya, Kahiyang Ayu. Lalu ada juga Gubernur terpilih Jawa Tengah Khofifah Indar Parawansa beserta pendamping dan wakilnya Emil Dardak yang ditemani istrinya Arumi Bachsin.
Ditanya perasannya jelang pelantikan, Bobby mengaku senang.
"Ya senang ya, terima kasih," ujar Bobby sambil mengangkat jempol.
Sementara Emil Dardak kerap melempar senyum ketika disapa awak media.
"Iya halo. Gimana kabarnya?" ucap Emil Dardak sembari melambaikan tangan.
Wali Kota terpilih Bandung, Farhan juga tiba menjelang keberangkatan ke Istana yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB.
Baca Juga: Bacakan Sumpah Jati Diri Kader Gerindra, Bobby Nasution: Kami Pantang Mencuri dan Korupsi!
"Tadi nginap di Jakarta. Yang penting sehat, kuat karena abis dari Jakarta, ke Bandung, ke Magelang (ikut retreat)," jelas Farhan.
Para kepala daerah ini harus mengantre karena adanya pemeriksaan barang bawaan di pintu masuk tenda. Selain itu, jalan yang bisa dilalui cukup sempit karena ramainya orang di lokasi.
Bakal Dilantik Prabowo
Sebanyak 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota dan 85 wakil wali kota dilantik dalam satu rangkaian prosesi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Upacara pelantikan dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto yang akan mengambil sumpah jabatan para kepala daerah terpilih.
Pelantikan kepala daerah secara serentak disebut menjadi momen bersejarah yang menandai komitmen kuat pemerintah dalam menciptakan pemerintahan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya