Suara.com - Gubernur terpilih Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengaku masih menunggu arahan mengenai posisi dalam struktur Partai Gerindra usai resmi mengantongi kartu tanda anggota (KTA) partai berlambang kepala garuda tersebut.
“Nanti kita tunggu petunjuk dan arahan,” kata Bobby saat ditemui usai pemeriksaan kesehatan kepala daerah terpilih di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Minggu (16/2/2025).
Mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan KTA Partai Gerindra telah diberikan secara simbolis oleh Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
“KTA-nya kemarin sudah secara simbolis diberikan Bapak Ketua Umum yang diberikan kepada kami gubernur gubernur terpilih kemarin,” kata Bobby sebagaimana dilansir Antara.
Bobby sebelumnya tampak membacakan Sumpah Jati Diri Kader Gerindra saat turut hadir pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (16/2).
Dalam rangkaian acara pembuka, para kader berurutan membacakan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, dilanjutkan dengan Pancasila. Kemudian, Bobby yang mengenakan kemeja safari putih dan peci hitam itu membacakan Sumpah Jati Diri Kader Gerindra.
"(Kami kader Partai Gerindra adalah patriot) pejuang Indonesia Pejuang Indonesia yang membela kedaulatan, kemerdekaan dan kehormatan Bangsa Indonesia. Kami dengan tulus ikhlas, dengan sukarela, dengan penuh rasa cinta Tanah Air dan dengan penuh rasa tanggung jawab kepada Ibu Pertiwi, bertekad dengan segenap jiwa dan raga kami, membela keutuhan dan kejayaan Bangsa Indonesia,” ucap Bobby.
Menantu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ini sebelumnya merupakan kader PDIP yang bergabung pada 2020. Namun, terhitung sejak 14 Desember 2024 Bobby tidak lagi menjadi bagian dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP telah mengeluarkan surat pemecatan terhadap Bobby. Dengan begitu, Bobby dilarang melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apa pun yang mengatasnamakan PDIP.
Baca Juga: Megawati Absen di HUT Gerindra, Sinyal PDIP Gantung Dukungan ke Prabowo?
“Terhitung setelah dikeluarkannya surat pemecatan ini, maka PDI Perjuangan tidak ada hubungan, dan tidak bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang dilakukan saudara,” kata Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun dalam siaran video resmi yang disiarkan oleh PDIP di Jakarta, Senin (16/12/2024).
Berita Terkait
-
Megawati Absen di HUT Gerindra, Sinyal PDIP Gantung Dukungan ke Prabowo?
-
Bandingkan Angka Kepuasan, Jokowi Sebut Dukungan untuk Prabowo Kuat
-
Prabowo dan Jokowi Tunjukkan Kemesraan di HUT ke-17 Gerindra
-
Gerindra Bantah Usulan Koalisi Permanen Karena MK Hapus Presidential Threshold
-
Ulang Tahun Gerindra, Prabowo Puja-Puji Jokowi di Hadapan Ribuan Kadernya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran