Suara.com - Paus Fransiskus, yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Gemelli Roma karena pneumonia ganda dan gagal ginjal ringan, masih cukup sehat untuk menjalankan tugas-tugas kepausannya. Pada Selasa (20/2), ia bertemu dengan dua pembantu utamanya, Kardinal Pietro Parolin dan Uskup Agung Edgard Pena Parra, untuk menyetujui dekrit baru bagi calon orang suci.
Dalam pertemuan tersebut, Paus menyetujui kandidat beatifikasi bagi Pastor Emil Joseph Kapaun, seorang pendeta asal Amerika Serikat yang bertugas dalam Perang Dunia II dan Perang Korea, serta Salvo D'Acquisto, seorang Italia yang juga bertugas dalam Perang Dunia II. Langkah ini menunjukkan komitmen Paus Fransiskus terhadap proses kanonisasi, meskipun kesehatannya masih dalam kondisi kritis.
Vatikan dalam pernyataan resminya menyebutkan bahwa kondisi Paus menunjukkan sedikit tanda-tanda perbaikan dalam dua hari terakhir.
Pemantauan terhadap gagal ginjal ringan yang dialaminya tidak menimbulkan kekhawatiran, dan terapi oksigen yang diberikan kini berkurang dalam aliran serta kadarnya.
Tidak ada episode gangguan pernapasan tambahan yang terjadi pada Senin (19/2), dan beberapa hasil tes laboratorium menunjukkan perkembangan positif.
Paus Fransiskus tetap aktif meski dalam perawatan. Pada Senin malam, ia bahkan menelepon para pemimpin agama di Gaza untuk menyampaikan apresiasinya atas video dukungan yang dikirimkan kepadanya.
Sepanjang masa perawatannya, Paus secara rutin menelepon komunitas Katolik di Gaza untuk memberikan semangat dan dukungan.
Di Roma, umat Katolik terus berkumpul setiap malam di Lapangan Santo Petrus untuk berdoa bagi kesembuhan Paus Fransiskus. Ratusan jamaah mengikuti Misa dan doa rosario yang dipimpin oleh Kardinal Parolin sebagai bentuk solidaritas terhadap pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu.
Sebelumnya, Paus Fransiskus telah menegaskan bahwa ia tidak memiliki rencana untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebelum ajal menjemput, berbeda dengan pendahulunya, Paus Benediktus XVI, yang mengundurkan diri pada tahun 2013.
Baca Juga: Doakan Hotman Paris yang Sakit, Razman Arif Nasution: Semoga Beliau Sehat dan Dapat Sidang Kembali
Dengan dimulainya masa Prapaskah pada 5 Maret mendatang dan Paskah yang jatuh pada 20 April, umat Katolik di seluruh dunia berharap agar Paus Fransiskus dapat segera pulih dan kembali menjalankan tugasnya secara penuh.
Berita Terkait
-
Doakan Hotman Paris yang Sakit, Razman Arif Nasution: Semoga Beliau Sehat dan Dapat Sidang Kembali
-
Hotman Paris Alami Abses Hati, 3 Dokter Spesialis yang Menangani di Singapura Punya Reputasi Tak Main-Main
-
Dari Tabu Menjadi Terbuka: Vatikan Kini Transparan soal Kesehatan Paus Fransiskus
-
Sedih! Dokter Cerita: Istri Sakit Jantung, Suami Malah Bawa ke Psikiater
-
Update Kondisi Kesehatan Paus Fransiskus
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah