News / Nasional
Senin, 03 Maret 2025 | 19:09 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) berbicara dengan awak media di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (11/2/2025). (ANTARA/Nadia Putri Rahmani)

Suara.com - Mabes Polri akhirnya buka suara soal viral Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan yang tengah menjadi sorotan terkait pesta mewah di tengah isu efisiensi anggaran pemerintah.

Rosyanto diketahui melakukan pesta perayaan ulang tahun dengan dekorasi yang sangat megah. Meski sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan agar tidak perlu melakukan hal tidak diperlukan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dalam perayaan tersebut, berlangsung di dalam kantor. Sehingga berkonteks kedinasan.

“Ada dua konteks di sini, dalam hal kegiatan itu berlangsung di tempat kantor tentunya ini juga tidak membuat suatu, terlihat pada konteks apakah ini berbayar atau tidak artinya di sini kan konteksnya kedinasan, internal,” kta Trunoyudo, di Mabes Polri, Senin (3/3/2025).

Trunoyudo juga mengklaim, jika itu merupakan bagian dari apresiasi melakukan syukuran bertambahnya usia, dan menyambut kedatangan bulan Ramadan saat itu.

“Sudah disampaikan oleh Kapolda Kalsel itu dalam rangka juga persiapan untuk menjelang bulan puasa, bulan Ramadan termasuk mengundang para masyarakat dan khususnya lagi adalah anak yatim piatu,” katanya.

Sejauh ini, belum ada sanksi atau dugaan pelanggaran kode etik terhadap Rosyanto. Meski demikian, lanjut Truno, pihak Propam berterima kasih atas informasi yang diberikan masyarakat lewat sosial media.

“Tentunya Propam merupakan garda untuk menjaga sistem profesional kode etik profesi Polri apapun semua akan dilihat secara etis kemudian juga dilihat secara disiplin tentunya harapannya juga ini bisa tetap terjaga oleh Propam,” pungkasnya.

Sebelumnya viral di sosial media soal perayaan Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen pol Rosyanto Yudha Hermawan. Perayaan tersebut terbilang cukup mewah.

Baca Juga: Kapolda Kalsel Belum Laporkan Harta Kekayaan, KPK Tawarkan Bantuan Isi LHKPN

Load More