Suara.com - Nama Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Rosyanto Yudha Hermawan menjadi sorotan setelah putranya, Ghazyendha Aditya Pratama membagikan foto syukuran ulang tahun di tengah efisiensi anggaran dan memamerkan kekayaan atau flexing di media sosial.
Hal lain yang membuatnya menjadi sorotan juga ialah tidak adanya informasi mengenai harta kekayaan Rosyanto. Sebab, Rosyanto belum menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Padahal, pejabat Kapolda seharusnya menyampaikan laporan harta kekayaannya kepada KPK melalui LHKPN.
Untuk itu, Anggota Tim Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pihaknya bersedia untuk membantu Rosyanto untuk mengisi LHKPN jika menemukan kesulitan.
“KPK terbuka untuk memberikan perbantuan dalam pengisian dan pelaporan jika mengalami kendala,” kata Budi kepada wartawan, Senin (3/3/2025).
“Sehingga pelaporan LHKPN dapat dipenuhi secara patuh, baik patuh dalam ketepatan waktu maupun patuh dalam kelengkapan pengisiannya,” tambah dia.
Budi menjelaskan, bahwa setiap penyampaian LHKPN nantinya akan menjadi instrumen pencegahan korupsi yang dianalisis secara administratif.
Diketahui, nama Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Rosyanto Yudha Hermawan menjadi viral di media sosial lantaran putranya, Ghazyendha Aditya Pratama kedapatan flexing atau memamerkan kekayaan di media sosial.
Hal tersebut bermula saat Ghazyendha memberikan ucapan selamat ulang tahun untuk sang ayah melalui iklan berbayar di tengah gencarnya efisiensi oleh pemerintah sebagaimana instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, Ghazyendha kedapatan sedang menaiki jet pribadi dan melakukan transaksi hingga senilai Rp1,2 miliar hanya dalam satu bulan sepanjang Desember 2024.
Berita Terkait
-
Retret Kepala Daerah Dilaporkan ke KPK, Mensesneg: Semua Sesuai Aturan!
-
Praperadilan Hasto Ditunda, Pengacara Khawatir KPK Kebut Berkas Perkara
-
KPK Mangkir Sidang Praperadilan, Kuasa Hukum Hasto: Semoga Bukan Akal-akalan
-
Ditunda 2 Pekan, Sidang Praperadilan Hasto soal Perintangan Penyidikan Digelar 14 Maret
-
Kabulkan Permintaan KPK, Hakim Tunda Sidang Praperadilan Hasto PDIP hingga Senin Depan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!